KETIK, KEDIRI – Kepedulian terhadap pengembangan sektor wisata ditunjukkan para jurnalis di Kota Kediri yang tergabung dalam Komunitas Gabungan Motor Sembarang (Garang).
Bertajuk riding ceria, pewarta dari berbagai media elektronik, cetak hingga televisi tersebut menjelajahi spot wisata tersembunyi sembari mempromosikannya melalui pemberitaan edukatif.
Dengan mengendarai motor berbagai merk, insan pers di Kota Tahu menjelajahi sejumlah destinasi wisata yang belum dikenal masyarakat luas.
Salah satunya adalah Wisata Sumber Njiput di Kelurahan Rejomulyo Kecamatan/Kota Kediri. Potret oase hijau ditengah hiruk pikuk perkotaan itu sangat rekomendasi untuk dijadikan lokasi wisata keluarga.
Berjarak sekitar 4,1 KM dari pusat Kota Kediri, wisata di sudut kota itu memiliki pemandangan yang masih alami ditengah pembangunan-pembangunan area kota.
Rindang pepohonan besar asri di sekitar sumber menjadi salah satu spot favorit untuk melepas penat, sembari menikmati gemercik air yang mengalir dari sumber.
Selain menikmati nuasa khas pedesaan ditengah kota, di Sumber Njiput juga menyuguhkan ragam fasilitas untuk memanjakan wisatawan. Diantaranya adalah perahu bebek, area bermain anak hingga sajian kuliner dengan harga ramah di kantong. Sumber Njiput menjadi salah satu alternatif wisata di Kota Kediri.
Selain menikmati panorama alam yang indah, Sumber Njiput juga bisa dijadikan sebagai wisata edukatif bagi anak untuk selalu menjaga kelestarian alam. Dengan membeli pakan ikan yang disediakan pengelola, para wisatawan juga bisa menikmati keindahan ragam ikan air tawar di area sumber.
Salah satu pengunjung, Suraji (44), menyebut wisata Sumber Njiput masih menjadi salah satu pilihan tempat ngadem, rekreasi bagi keluarganya ditengah pilihan wisata buatan di Kota Kediri. Selain ramah di kantong, nuansa Sumber Njiput menjadi salah satu daya tarik untuk melepas penat ditengah kebisingan kota.
"Biasanya kalau ke sini sama anak. Tempatnya sejuk, asri dan adem. Jadi cocok kalau untuk wisata anak-anak, karena ada tempat bermainnya dan anak-anak senang melihat ikan," kata pria asal Kelurahan Ngronggo itu di Sumber Njiput, Sabtu 31 Oktober 2026.
Ketua Komunitas Garang Kediri, Budi Arya menambahkan, riding ceria bersama pengurus IMI Kota Kediri kali ini sengaja mengambil rute sejumlah spot destinasi wisata. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian para jurnalis di Kota Kediri untuk mendongkrak spot-spot wisata di Kota Kediri agar menjadi unggulan.
"Kegiatan riding ini juga menjadi ruang silaturahmi bagi temen-temen media. Selain itu, kita ingin memberikan kontribusi positif, tentunya lewat pemberitaan tentang spot wisata Kota Kediri agar semakin dikenal masyarakat luas," kata Budi.
Harapannya, lanjut Budi, lewat pemberitaan para jurnalis, spot wisata tersembunyi di Kota Kediri semakin dikenal masyarakat luas sehingga meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang akan berdampak pada peningkatan perputaran roda perekonomian.
Riding jelajah spot wisata yang dilakukan komunitas jurnalis Kediri itu mendapatkan respon positif dari Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Un Achmad Nurdin.
Menurutnya, keterlibatan para jurnalis sangat dibutuhkan untuk mendongkrak popularitas destinasi wisata ditengah upaya-upaya pemaksimalan sektor wisata yang terus dilakukan pemerintah.
"Kegiatan ini sangat bagus sekali dan harapannya bisa memberikan dampak positif bagi sektor wisata," kata Achmad saat diskusi ringan bersama Komunitas Garang di kawasan Goa Selomangkleng di Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, selepas riding jelajah wisata di Sumber Njiput.
Dia menyebut saat ini tengah melakukan berbagai upaya untuk mengembangkan sektor wisata di Kota Kediri, termasuk wisata Sumber Njiput. Achmad menyebut pemerintah saat ini tengah memaksimalkan potensi wisata kuliner di Sumber Njiput agar lebih memiliki daya tarik bagi wisatawan.
"Jadi kita kembangkan semacam food center, termasuk nanti permainan anak-anak. Kalau untuk camping ground belum mengarah kesana, karena di sekitar sumber itu lahan LP2B sehingga tidak boleh dialihfungsikan," kata dia.
Diluar itu, untuk merealisasikan Kediri City Tourism (D'CITO), Pemkot Kediri, kata Achmad terus memaksimalkan potensi-potensi wisata di Kota Kediri. Salah satu yang tengah dibidik adalah pengembangan potensi wisata sejarah yang nantinya akan dikemas dalam bentuk paket wisata. (*)
