Peringati Hari Jadi Besuki Ke-262, Wabup Situbondo Ikuti Prosesi Napak Tilas Jejak Ki Pate Alos

8 September 2026 15:40 8 Sep 2026 15:40

Heru Hartanto, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Peringati Hari Jadi Besuki Ke-262, Wabup Situbondo Ikuti Prosesi Napak Tilas Jejak Ki Pate Alos

Wabup Situbondo jalan kaki mengikuti prosesi napak tilas Ki Pate Alos Besuki, Selasa 8 September 2026 (Foto: Heru Hartanto/ketik.com)

KETIK, SITUBONDO – Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah atau yang akrab disapa Mbak Ulfi, mengikuti prosesi napak tilas sejarah Besuki untuk mengenang perjuangan dan jasa Ki Pate Alos sebagai salah satu tokoh perintis wilayah Besuki, Rabu 8 September 2026.

Kegiatan napak tilas menjadi momentum untuk mengenalkan sejarah Besuki kepada generasi muda sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat agar terus menjaga nilai-nilai warisan para leluhur.

Ki Pate Alos dikenal sebagai tokoh yang bersama ayahnya, Kiai Abdurrahman Wirobroto, membuka kawasan hutan Besuki pada abad ke-18. Berdasarkan catatan sejarah, proses pembukaan wilayah tersebut dimulai dari Desa Demung, Keresidenan Besuki.

Dalam peringatan Napak Tilas Besuki ke-262, Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah mengatakan, bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi pengingat agar generasi sekarang mengetahui para leluhurnya.

"Nama Ki Pate Alos kini diabadikan pada Pendopo Pate Alos di kawasan Kota Tua Besuki. Bangunan bersejarah tersebut diresmikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama Bupati Situbondo pada Januari 2026 sebagai ruang publik berbasis kebudayaan," tutur Wabup Situbondo.

Napak tilas ini, kata Wabup Ulfi, diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap sejarah Besuki sekaligus melestarikan warisan budaya daerah.

"Napak tilas yang di mulai di Desa Demung, hingga kediaman Ki Pate Alos, utara Alun-Alun Besuki ini bukan sekedar kegiatan seremonial saja, tapi kegiatan ini erat hubungannya dengan Ki Pate Alos pembabat Besuki," kata Mbak Ulfi.

Selain itu, Wabup Ulfi juga mengajak, masyarakat Besuki untuk menjaga budaya Besuki sebagai salah satu amanah para leluhur.

Dalam rangka memperingati Hari Jadi Besuki (HJB) ke-262, masyarakat beserta tokoh setempat dan generasi muda mengikuti napak tilas sejarah perjuangan Ki Patih Alos. Kegiatan yang telah menjadi tradisi istiqomah setiap tahun ini diawali dengan doa bersama di makam Desa Demung.

Setelah itu, rombongan melakukan jalan kaki bersama menuju dalem kedemangan atau pasarian Ki Patih Alos. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan tahlil bersama serta pemaparan ulasan sejarah Ki Patih Alos oleh tokoh masyarakat setempat.

"Penjelasan sejarah ini ditujukan khusus bagi masyarakat, para siswa-siswi, serta pemuda yang turut hadir mengikuti kegiatan napak tilas tersebut. Tujuan utama dari penyelenggaraan napak tilas ini untuk memicu penyegaran ingatan serta meneladani nilai-nilai perjuangan Ki Patih Alos," kata Wabup Ulfi.

Melalui kegiatan ini, sambung Wabup Ulfi, generasi muda diharapkan mampu meniru semangat, perjuangan, serta rasa cinta beliau terhadap Kabupaten Situbondo, khususnya dalam memberikan pelayanan dan kesejahteraan bagi masyarakat Besuki.

"Rangkaian peringatan Hari Jadi Besuki ke-262 ini masih akan terus berlanjut. Selain napak tilas Ki Patih Alos, agenda ziarah dan tabur bunga juga dijadwalkan ke makam (maqbaroh) Bupati Situbondo pertama, kedua, dan ketiga di wilayah Bloro, serta dilanjutkan dengan doa dan pengajian bersama," pungkas Wabup Ulfi. (*)

Tombol Google News

Tags:

peringati Hari Jadi Besuki Wabup Situbondo ikuti prosesi Napak tilas Ki Pate Alos