KETIK, NGADA – Laznas Nusantara Palestina Center (NPC) mendirikan Posko Darurat di salah satu lokasi terdampak gempa bumi di Desa Sambinasi, Kecamatan Riung, Kab Ngada, Nusa Tenggara Timur.
Posko tersebut dirikan sejak 18 Agustus lalu. Sampai saat ini Pos Pelayanan Darurat NPC telah menyalurkan 150 porsi makanan siap saji kepada sekitar 150 penyintas bencana, menyediakan dukungan sanitasi dan akses air bersih di Pos Pelayanan Darurat untuk 280 jiwa.
“Laznas NPC juga membuka dapur umum di lokasi Pos Pelayanan Darurat. Dapur umum tersebut mampu memenuhi kebutuhan makanan bagi sekitar 580 penerima manfaat setiap harinya,” ucap Imam Gozalli Ketua Tim relawan Laznas NPC, Jumat 21 Agustus 2026.
Selain itu, Imam menambahkan, Pos Pelayanan Darurat Laznas NPC juga difungsikan sebagai tempat perlindungan sementara bagi masyarakat terdampak, khususnya warga yang rumahnya mengalami kerusakan dan belum dapat dihuni kembali.
Berdasarkan hasil asesmen yang sudah dilakukan oleh tim respons NPC, kata Imam, di lokasi terdampak, terdapat beberapa kebutuhan masyarakat yang menjadi prioritas dan paling mendesak.
“Penyintas bencana di lokasi terdampak sangat membutuhkan banyak makanan siap saji, sembako, air bersih dan shelter,” ujarnya.
Sementara itu, penanganan darurat di Desa Sambinasi juga menghadapi kendala geografis yang cukup berat. Jalur darat menuju lokasi didominasi medan curam dan berlubang. Kondisi ini diperparah dengan lumpuhnya jaringan listrik serta komunikasi seluler di area terdampak.
“Untuk menembus isolasi informasi, tim relawan dan warga mengandalkan satu unit perangkat internet satelit Starlink di posko darurat sebagai satu-satunya akses komunikasi ke luar wilayah,” pungkas Imam..
Sebagai informasi tambahan, di wilayah ini sekitar 74 rumah mengalami kerusakan, termasuk 1 rumah rusak total dan lebih dari 20 rumah mengalami kerusakan berat.
Sebagian warga masih bertahan di tenda-tenda mandiri karena rumah mereka belum layak dihuni. Di sisi lain, terganggunya aktivitas mencari hasil laut juga berdampak terhadap sumber penghasilan masyarakat dan kemampuan mereka dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.(*)
.png)