Gratis Lapak, UMKM Brebes Panen Berkah di Festival Bawang Merah

14 September 2026 19:21 14 Sep 2026 19:21

Makroni, Al Ahmadi

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Gratis Lapak, UMKM Brebes Panen Berkah di Festival Bawang Merah

Llapak UMKM berjejer di Festival Bawang Merah Brebes 2026 di kawasan Alun-alun Kabupaten Brebes, Senin, 14 September 2026. (Foto: Makroni/ketik.com)

KETIK, BREBES – Festival Bawang Merah Brebes 2026 yang digelar di Alun-alun Kabupaten Brebes tak hanya menarik ribuan pengunjung, tetapi juga membawa dampak positif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sejumlah pedagang mengaku mengalami peningkatan omzet selama rangkaian festival berlangsung.

Keramaian pengunjung membuat aktivitas jual beli berlangsung sejak pagi hingga malam.

Kondisi tersebut memberikan peluang bagi pedagang untuk meningkatkan penjualan dibandingkan hari biasa.

Salah satu pedagang, Vivi, yang menjual telur gulung dan es teh jumbo, mengaku kewalahan melayani pembeli selama festival. Ia menyebut omzet penjualannya meningkat hingga empat kali lipat dibandingkan hari biasa.

“Alhamdulillah, selama Festival Bawang Merah omzet penjualan naik empat kali lipat dibanding hari biasa. Ini peluang emas buat kami,” ujar Vivi kepada Ketik.com, Senin, 14 September 2026.

Selain peningkatan omzet, pedagang juga terbantu dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Brebes yang tidak memungut biaya sewa lapak.

Pedagang hanya dikenakan biaya penerangan dan karcis.

“Kalau biaya tempat alhamdulillah gratis. Cuma bayar lampu sama karcis saja. Jadi keuntungan kami lebih besar,” tambahnya.

Peningkatan penjualan juga dirasakan Yani, pedagang kopi yang sehari-hari berjualan di kawasan Alun-alun Brebes.

Menurutnya, tingginya jumlah pengunjung festival turut mendorong penjualan kopi dan berbagai jajanan yang dijajakannya.

“Alhamdulillah, hasil jualan kopi dan lain-lain naiknya signifikan sekali. Ramai terus dari pagi sampai malam,” kata Yani.

Bagi para pedagang, Festival Bawang Merah Brebes tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga membuka ruang promosi sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi bagi pelaku UMKM.

Vivi berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar Pemerintah Kabupaten Brebes secara rutin dengan melibatkan lebih banyak pelaku UMKM.

Menurutnya, kegiatan berskala besar dapat menjadi kesempatan bagi pedagang kecil untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat yang lebih luas.

“Harus diadakan lagi acara-acara seperti ini, biar UMKM-nya makin berjaya dan dikenal luas,” pungkas Vivi.

Yani juga berharap dampak positif kegiatan tersebut dapat terus dirasakan pedagang kecil dan masyarakat Brebes.

Keramaian festival dinilai memberikan peluang ekonomi bagi berbagai lapisan masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari aktivitas perdagangan.(*)

Tombol Google News

Tags:

UMKM Brebes Festival Bawang Merah Ekonomi Brebes Paramitha Widyakusuma Pedagang UMKM Alun Alun Brebes Omzet Naik. Festival Brebes 2026 Pedagang Brebes Omzet Umkm ekonomi kerakyatan Bawang Merah Brebes Kuliner Brebes Vivi Pedagang Yani Pedagang Promosi Umkm pemberdayaan UMKM Event Brebes Festival rakyat Perputaran Ekonomi Usaha Mikro pelaku UMKM Berita Brebes Info Brebes