‎Tebing Setinggi 150 Meter di Sitiarjo Retak, BPBD Kabupaten Malang Warning Warga ‎

23 Oktober 2026 23:18 23 Okt 2026 23:18

Gumilang

Editor
Thumbnail ‎Tebing Setinggi 150 Meter di Sitiarjo Retak, BPBD Kabupaten Malang Warning Warga ‎

BPBD Kabupaten Malang ketika menunjukan retakan di Tebing Sitiarjo. (Foto: BPBD Kabupaten Malang)

KETIK, MALANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Kabupaten Malang) menemukan retakan pada tebing di sebelah timur Dusun Krajan Wetan, Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Retakan sepanjang sekitar 100 meter tersebut terus melebar sejak mulai terdeteksi pada 2019.
‎
‎Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim mitigasi untuk melakukan pemantauan langsung di lokasi yang berada di kawasan Perhutani, Jumat, 23 Oktober 2026.
‎
‎Berdasarkan hasil pemantauan, tebing memiliki ketinggian sekitar 150 meter dengan lebar celah retakan mencapai 2 meter. Sementara itu, ketebalan retakan diperkirakan sekitar 5 meter, dengan kemiringan tebing berkisar antara 30 hingga 90 derajat.
‎
‎“Retakan ini mulai terjadi sekitar 2019 dan celahnya terus bertambah lebar. Karena itu, tim melakukan pengecekan langsung untuk mengetahui kondisi terkini di lapangan,” ujar Sadono Irawan.
‎
‎Lebih lanjut ia mengatakan, j arak tebing dengan kawasan permukiman warga diperkirakan sekitar 400 meter. Apabila terjadi longsoran atau ambrolnya tebing, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi RT 3, 4, 5, dan 6 di RW 01 Desa Sitiarjo.
‎
‎Hingga laporan pemantauan dibuat, jumlah kepala keluarga (KK) dan warga yang berpotensi terdampak masih dalam proses pendataan.
‎
‎"Pemantauan Menggunakan Drone
‎Untuk mengetahui kondisi retakan secara lebih menyeluruh, tim mitigasi BPBD Kabupaten Malang melakukan pemantauan langsung sekaligus menggunakan drone,_ ucapnya.
‎
‎Langkah ini dilakukan, kata ia, untuk membantu mengamati kondisi tebing dan perkembangan retakan di kawasan tersebut.
‎
‎BPBD juga telah memberikan masukan kepada Pemerintah Desa Sitiarjo agar mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang memasuki musim hujan.
‎
‎Imbauan tersebut dinilai penting mengingat kondisi tebing yang mengalami retakan dan berpotensi menimbulkan ancaman bagi wilayah di sekitarnya.
‎
‎Masyarakat diharapkan memperhatikan perkembangan kondisi lingkungan serta mengikuti arahan pemerintah desa dan petugas kebencanaan.
‎
‎Kegiatan mitigasi ini melibatkan BPBD Kabupaten Malang, Pemerintah Desa Sitiarjo, SIBAT PMI Sumbermanjing Wetan, Marva Telekomunikasi, dan Buana Solusindo.
‎
‎Pemantauan dan koordinasi lintas unsur tersebut menjadi bagian dari upaya mengantisipasi potensi bencana serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di wilayah rawan bencana.
‎
‎BPBD Kabupaten Malang mengingatkan pentingnya kewaspadaan bersama, khususnya ketika curah hujan mulai meningkat. 
‎
‎Pemantauan kondisi tebing dan penyampaian informasi kepada masyarakat diharapkan dapat mendukung upaya pengurangan risiko bencana di Desa Sitiarjo. (*)
‎

Tombol Google News

Tags:

BPBD kabupaten Malang Kabupaten Malang Bencana