Sumbang PAD Rp369 Miliar, Sport Tourism Jadi Motor Utama Program 1.000 Event di Kota Malang

14 Juli 2026 17:26 14 Jul 2026 17:26

Lutfia Indah, Aziz Mahrizal

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Sumbang PAD Rp369 Miliar, Sport Tourism Jadi Motor Utama Program 1.000 Event di Kota Malang

Ilustrasi salah satu sport tourism yang pernah diselenggarakan di Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Program 1.000 Event berhasil membawa Kota Malang meraup Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp369 miliar pada tahun 2025. Dari sekian banyak agenda yang masuk, sport tourism (wisata olahraga) menjadi penyumbang utama. 

Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, menjelaskan bahwa Program 1.000 Event menjadi daya tarik kuat untuk mendongkrak industri pariwisata. Terlebih, banyak ajang olahraga berskala regional, nasional, hingga internasional yang digelar di Kota Malang.

"Realisasinya untuk industri pariwisata ada pajak hotel, restoran, kemudian reklame, makan-minum itu kurang lebih Rp369 miliar. Dari MICE dan lain sebagainya ini kan luar biasa sekali dampak terhadap peningkatan PAD Kota Malang," ujarnya, Selasa 14 Juli 2026.

Penyelenggaraan event olahraga terbukti menarik minat masyarakat luas untuk datang ke Kota Malang. Baihaqi menilai, Kota Malang memiliki daya dukung yang sangat memadai, mulai dari kemudahan akses, fasilitas, sarana prasarana, hingga lokasinya yang dekat dengan destinasi wisata.

"Paling besar dan yang paling banyak memang event olahraga. Kemudahan, akses, data dukung ini membuat banyak yang melakukan kegiatan olahraga di Kota Malang. Jadi tidak susah mikir mau nginep di mana, kulinernya seperti apa, hotel menunjang, bisa berwisata. Itu yang menjadi daya tarik," katanya. 

Menurut Baihaqi, kondisi positif ini tidak terlepas dari kolaborasi kuat dengan pihak swasta yang aktif menggelar berbagai event di Kota Malang. Pemkot Malang pun berkomitmen mempermudah perizinan dan terus mendukung penuh setiap kegiatan yang menempatkan Kota Malang sebagai tuan rumah.

"Kita ini kan kolaborasi kuat ya. Artinya event-event olahraga yang ada di Kota Malang itu, apalagi di tahun 2026, sebagian besar dilaksanakan oleh swasta. Kita mempermudah perizinannya, supporting-nya. Setiap mereka mau melakukan kegiatan, kita arahkan untuk audiensi dengan Pak Wali sehingga ada arahan," tambahnya. 

Tombol Google News

Tags:

sport tourism Kota Malang pariwisata Kota Malang Disporapar Kota Malang Berita Malang Info Malang