KETIK, MALANG – Kebakaran hebat melanda sebuah bangunan ruko yang difungsikan sebagai toko kelontong di Jalan Raya Tidar Kecamatan Klojen Kota Malang pada Selasa, 22 September 2026. Peristiwa maut yang terjadi sekira pukul 08.45 WIB tersebut menimbulkan satu korban jiwa dan menyebabkan satu korban lainnya mengalami luka bakar.
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin mengatakan, kejadian berawal saat salah satu korban tengah memasak mie di dalam toko kelontong tersebut.
"Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, saat itu salah satu korban yang bernama Tabroni (41)
lari ke penginapan Reddoorz yang berada di ruko sebelahnya. Dengan kondisi luka bakar di sekujur tubuh, korban meminta pertolongan," ujarnya kepada Ketik.com, Selasa, 22 September 2026.
Diketahui, Tabroni yang berasal dari Kabupaten Sumenep, Madura berlari keluar dan berteriak minta tolong. Setelah menemui saksi dan beberapa warga sekitar, ia memberitahu bahwa rekannya yang bernama Habibie terjebak di dalam toko akibat kompor meledak saat memasak mie.
"Korban Tabroni berteriak minta tolong dan memberitahu, bahwa kompor yang dipakai temannya memasak mie meledak dan posisinya masih berada di dalam toko. Warga sempat berupaya mendekati lokasi hendak menyelamatkan korban yang terjebak, namun ternyata api dengan cepat membesar dan langsung menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang," jelasnya.
Dalam musibah ini, korban atas nama Habibie asal Kabupaten Situbondo terjebak kobaran api dan ditemukan meninggal di dalam bak mandi yang berada di lantai dua. Sedangkan korban Tabroni yang mengalami luka bakar 70 persen, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang guna mendapatkan perawatan medis secara intensif.
"Saat ini, di sekitar lokasi kejadian telah dipasang garis polisi dan INAFIS Polresta Malang Kota juga telah melakukan olah TKP. Terkait penyebab pasti kebakaran, masih dalam penyelidikan," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kawasan ruko yang terletak di Jalan Raya Tidar, Kecamatan Klojen, Kota Malang mengalami kebakaran pada Selasa, 22 September 2026 pagi. Setidaknya, ada tiga bangunan ruko yang terbakar yaitu penginapan Reddoorz, toko kelontong, dan ruko kosong.
Diketahui, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.45 WIB dengan titik kebakaran berawal dari ruko yang dijadikan sebagai toko kelontong. Sebagai informasi, toko kelontong itu baru berjualan sekitar tiga bulan dan beroperasi selama 24 jam dengan berjualan sembako, bensin eceran, hingga rokok.
Dalam kejadian itu, Damkar Kota Malang mengerahkan lima unit mobil pemadam berikut 15 personel dan kebakaran berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 10.45 WIB.
Terdapat dua korban dalam peristiwa kebakaran tersebut dan mereka merupakan penjaga toko kelontong. Satu korban mengalami luka bakar cukup parah dan telah dievakuasi ke rumah sakit, sedangkan korban lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal di dalam bak kamar mandi ruko.
Untuk penyebab kebakaran, diduga berawal dari salah satu korban sedang memasak mie. Kemudian, api dari kompor mengenai tempat penyimpanan atau jerigen berisi bensin yang berada di sebelahnya.(*)
