KETIK, MALANG – Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite diprediksi akan meningkat hingga 32,1 juta sampai 32,2 juta kiloliter (KL) pada tahun 2025. Sebagai jujugan wisata, kawasan Malang Raya turut menyumbang kenaikan angka konsumsi.
Fuel Terminal Manager Malang, Tony Kurniawan menjelaskan kondisi tersebut. Setiap harinya Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Malang dapat menyalurkan 1.300 KL BBM. Dari keseluruhan jumlah tersebut, 70 persen di antaranya merupakan BBM jenis Pertalite.
"Per hari kita bisa menyalurkan 1.300 KL yang hampir 70 persennya adalah pertalite, sisanya ada pertamax, biosolar, dan lainnya. Ini di seluruh daerah penyaluran dari depo karena kita meng-cover Malang Raya, Blitar Tulungagung. Tapi memang dari kebanyakan dari Malang Raya," ujar Tony, Kamis (30/5/2024).
Dalam menghadapi peningkatan konsumsi pertalite, Tony menjelaskan hal yang utama ialah mempersiapkan sarana dan prasarana. Dengan begitu, ia dapat memastikan peningkatan permintaan masyarakat tetap aman.
"Mau peningkatan apa pun itu, semakin tahun akan makin naik, tidak hanya pertalite. Kita harus persiapkan sarana prasarana itu masih cukup atau tidak. Kita coba fokus supaya selanjutnya kalau ada peningkatan dari permintaan masyarakat, di sisi kita aman," tegasnya.
Tony juga menegaskan bahwa tim retail maupun manajemen telah mempertimbangkan dan mempersiapkan diri atas prediksi peningkatkan konsumsi pertalite. Mulai dari informasi dan kemungkinan ke depannya akan dibahas untuk menjamin kesiapan semua pihak.
"Kalau kita tidak persiapan, bisa kalangkabut. Pasti ada proyeksinya dari teman-teman untuk mempertimbangkan segala kemungkinan. Kemudian mereka akan menyampaikan ke kita, atau mungkin dari manajemen yang menginformasikan," tuturnya.
Tony mengatakan, langkah-langkah antisipatif juga akan diambil untuk mengatasi lonjakan konsumsi BBM ke depan. Mulai dari penambahan storage hingga modifikasi jalur yang ada telah disiapkan untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan masyarakat.
"Maka yang perlu kita lakukan adalah misalnya menambah storage ataupun memodifikasi jalur yang ada di sini. Kalaupun ada perubahan signifikan, kita sudah siap," tutupnya.(*)
Konsumsi Pertalite Diprediksi Meningkat pada 2025, Begini Kondisinya di Malang
30 Mei 2024 11:05 30 Mei 2024 11:05
Lutfia Indah, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Kondisi SPBU dan pengguna pertalite di Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
Terminal Bahan Bakar Minyak TBBM Malang Pertalite Konsumsi Pertalite Malang RayaBaca Juga:
Diresmikan di Malang, Yayasan Yasmine Indonesia Maju Siap Perkuat Pemberdayaan MasyarakatBaca Juga:
Tembus Jangkauan Malang Selatan, Rute Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Siap Beroperasi Oktober 2026Baca Juga:
Pantun ala Gubernur Khofifah Bakar Semangat Peserta Kejurnas Tenis Piala Ketua MA 2026 di MalangBaca Juga:
Gubernur Khofifah Dampingi Ketua MA Buka Kejurnas Tenis di Malang, Ajak Perkuat Persaudaraan Nasional dan Dongkrak Sport Tourism JatimBaca Juga:
Jalur Pertalite Padat, Pengisian Pertamax di Pacitan Sepi Usai Harga NaikBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
4 Juli 2026 17:27
22 Seniman Lintas Daerah Suguhkan Ruang Kontemplasi dalam Pameran Mukadimah di Art Meru Kota Malang
4 Juli 2026 16:20
Inflasi Kota Malang Juni 2026 Capai 0,34 Persen, Harga BBM Jadi Pemicu
4 Juli 2026 13:52
760 Mahasiswa Filkom UB Terjun ke Blitar, Kawal Transformasi Digital Desa
4 Juli 2026 10:55
Dari Barista hingga Gizi Keliling, FBiPK UB Luncurkan Program Pemberdayaan Berbasis Kampung Lingkar Kampus
3 Juli 2026 19:35
Maruarar Sirait Pastikan Negara Upayakan Kota Malang Bebas Rumah Tak Layak Huni pada 2026
.png)