KETIK, LOMBOK TENGAH – Marc Marquez kembali menunjukkan tajinya dalam persaingan MotoGP 2026. Pembalap Ducati Lenovo Team tersebut berpeluang besar merebut gelar juara dunia setelah menempati posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 331 poin, hanya terpaut dua poin dari Jorge Martin yang berada di puncak.
Peluang Marquez semakin terbuka setelah meraih kemenangan pada seri sebelumnya. Hasil tersebut menjadi modal penting bagi pembalap asal Spanyol itu untuk terus menekan Martin dalam perebutan gelar juara dunia musim ini.
Persaingan yang semakin ketat juga menjadi panggung bagi Marquez untuk membuktikan bahwa dirinya belum kehilangan kemampuan bersaing di level tertinggi, meski sempat menghadapi berbagai masalah cedera yang menghambat kariernya dalam beberapa musim terakhir.
Pria Bernama lengkap Marc Marquez Alenta ini lahir di Cervera, Catalonia, Spanyol, 17 Februari 1993. Ia dikenal sebagai salah satu pembalap terhebat dalam sejarah balap motor Grand Prix dengan koleksi sembilan gelar juara dunia, termasuk tujuh gelar di kelas utama MotoGP.
Kariernya di kejuaraan dunia dimulai pada 2008 di kelas 125 cc. Dua tahun kemudian, ia langsung meraih gelar juara dunia pertamanya. Marquez kemudian naik ke kelas Moto2 dan kembali menjadi juara dunia pada 2012.
Namanya kian diperhitungkan kala bergabung dengan Repsol Honda pada 2013. Pada musim debutnya di kelas utama, Marquez langsung merebut gelar juara dunia. Saat itu, ia berusia 20 tahun dan menjadi pembalap termuda yang meraih gelar juara dunia kelas utama.
Dominasi Marquez berlanjut dengan gelar pada 2014, kemudian empat gelar beruntun pada 2016, 2017, 2018, dan 2019. Gaya balap agresif, kemampuan mengendalikan motor dalam situasi sulit, serta keberaniannya bertarung dalam duel jarak dekat menjadi ciri khas pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut.
Namun, perjalanan Marquez tidak selalu berjalan mulus. Pada 2020, ia mengalami kecelakaan di Jerez yang mengakibatkan patah tulang humerus kanan. Cedera tersebut membuatnya harus menjalani beberapa kali operasi dan absen sepanjang musim.
Masalah pada lengan kanannya terus berlanjut hingga beberapa musim berikutnya. Meski sempat kembali meraih kemenangan, kondisi fisiknya dan performa motor Honda yang kesulitan bersaing membuatnya semakin sulit mempertahankan posisi di barisan terdepan.
Bersama Ducati, Marc Marquez berpeluang menjuarai MotoGP 2026 (Foto: Instagram @marcmarquez93)
Pada 2023, Marquez dan Honda sepakat mengakhiri kontrak lebih awal. Ia kemudian bergabung dengan Gresini Racing pada 2024, menggunakan motor Ducati yang kompetitif.
Keputusan tersebut terbukti menjadi titik balik kariernya. Marquez kembali meraih kemenangan setelah melewati periode panjang tanpa kemenangan di kelas utama, lalu menutup musim 2024 di posisi ketiga klasemen.
Pada 2025, ia naik ke tim pabrikan Ducati Lenovo Team. Dengan motor yang lebih kompetitif, Marquez kembali mendominasi persaingan dan merebut gelar juara dunia MotoGP ketujuhnya, sekaligus gelar juara dunia kesembilan sepanjang karier.
Namun, keberhasilan tersebut kembali diikuti masalah cedera. Kecelakaan di Mandalika pada 2025 membuatnya mengalami cedera bahu kanan dan harus mengakhiri musim lebih awal.
Memasuki musim 2026, Marquez kembali menghadapi tantangan untuk mencapai kondisi fisik terbaiknya. Persaingan juga semakin ketat seiring meningkatnya performa para rival, termasuk Jorge Martin.
Meski demikian, Marquez mampu menunjukkan bahwa dirinya masih memiliki kecepatan dan kemampuan untuk bersaing memperebutkan kemenangan. Sejumlah hasil positif sepanjang musim menjadi bukti bahwa ia tetap menjadi ancaman serius bagi para pesaingnya.
Kemenangan pada seri sebelumnya menjadi tambahan kepercayaan diri bagi Marquez. Dengan selisih hanya dua poin dari Martin, setiap balapan berikutnya berpotensi mengubah posisi puncak klasemen.
Pengalaman Marquez dalam menghadapi tekanan perebutan gelar juga menjadi salah satu modal penting. Ia telah melewati berbagai situasi, mulai dari persaingan ketat hingga masa sulit akibat cedera, sebelum kembali menjadi juara dunia pada 2025.
Kini, pembalap berusia 33 tahun tersebut memiliki peluang untuk kembali membuktikan kualitasnya. Jika mampu menjaga konsistensi, menghindari kecelakaan, dan terus mengumpulkan poin, Marquez berpeluang merebut gelar juara dunia MotoGP 2026.
