KETIK, JOMBANG – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli Antar Klub U19 Se-Jawa Timur 2026 yang berlangsung di GOR Merdeka Jombang diwarnai atap lapangan bocor saat hujan deras mengguyur Kabupaten Jombang, Selasa 27 Oktober 2026. Akibatnya, beberapa kali laga harus dihentikan. Pemain bahkan sempat terpeleset di tengah laga.
Pantauan Ketik.com di lapangan, kejadian itu berlangsung saat laga sektor putri antara Ganesha Kabupaten Ponorogo melawan PBV Omah Sawah Kota Kediri. Saat hujan lebat turun, tetesan air jatuh di beberapa titik lapangan sekaligus.
Hal yang sama juga terjadi di lapangan samping yang menggelar laga sektor putra. Saat itu berlangsung pertandingan antara Phoenix Kabupaten Blitar kontra SBV Kusuma Bhirawa Kabupaten Ponorogo.
Panitia kerja keras berusaha mengeringkan lapangan di sela-sela laga Kejurprov Bola Voli Antar Klub U19 Se-Jawa Timur 2026 di GOR Merdeka Jombang, Selasa 27 Oktober 2026. (Foto: Rifat/Ketik.com)
Bahkan, di laga itu salah satu pemain Kusuma Bhirawa terpeleset cukup keras saat berlari mengambil ancang-ancang smash di tengah pertandingan.
Panitia acara sudah mengantisipasi dengan tampak terus siaga di samping lapangan dengan membawa alat pel.
Mereka langsung masuk mengeringkan area yang terdapat tetesan air saat terjadi jeda laga. Namun, hal itu tetap membuat pemain kurang nyaman karena lapangan masih belum kering maksimal.
Tidak Ada Opsi Pindah Lapangan
Saat dikonfirmasi terkait hal ini, pihak panitia menyebut tidak ada opsi pindah lapangan jika hujan lebat kembali mengguyur dan atap GOR Merdeka kembali bocor.
Bayu Budi Prakoso, Sekretaris Pertandingan dari Pemprov PBVSI Jatim menyebut panitia akan memutuskan sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Tidak ada opsi pemindahan lapangan. Panitia akan terus siaga maksimal untuk mengeringkan jika terjadi kebocoran lagi. Kalaupun bocor sudah terlalu membahayakan pemain, laga akan ditunda," ucap Bayu. (*)
