KETIK, JEMBER – Laskar Sholawat Nusantara (LSN) terus memperluas jangkauan organisasi menjelang usia ketujuh tahun. Organisasi yang mengusung gerakan syiar sholawat ini telah membentuk kepengurusan di belasan kabupaten/kota di Jawa Timur hingga merambah wilayah Kalimantan.
Perluasan tersebut menjadi bagian dari upaya LSN memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kecamatan dan desa. Di Kabupaten Jember, pengurus menata kepengurusan di 31 kecamatan serta ranting di tingkat desa.
Penguatan organisasi juga menjangkau sejumlah daerah lain di Jawa Timur, meliputi Lumajang, Banyuwangi, Bondowoso, Surabaya, Gresik, Bangkalan, Pamekasan, Sumenep, Sampang, Probolinggo, Pasuruan, dan Malang.
Sementara itu, di luar Pulau Jawa, LSN telah membentuk kepengurusan di Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Banjarmasin, Kalimantan.
Sekretaris Panitia Milad ke-7 LSN Jember, M Khoiron Kisan, mengatakan organisasi akan terus memperluas wilayah kepengurusan ke berbagai kabupaten dan kota lainnya.
“Itu yang menjadi komitmen presiden LSN maupun kami di kepengurusan,” ujar Khoiron dalam konferensi pers, Minggu, 1 November 2026.
Menurutnya, pengembangan organisasi tidak hanya berfokus pada penambahan wilayah, tetapi juga membawa pesan keagamaan dan memperkuat peran organisasi dalam tata kelola pemerintahan. Upaya tersebut sejalan dengan semangat gerakan LSN, yakni “Ojok Lali Moco Sholawat“.
Apel Sholawat Akbar Bakal Dihadiri 13 Ribu Anggota
LSN akan menandai perkembangan organisasi tersebut melalui pengukuhan massal dalam Apel Sholawat Akbar di Alun-Alun Jember, Minggu, 8 November 2026.
Panitia memproyeksikan sekitar 13 ribu anggota menghadiri kegiatan tersebut. Agenda ini sekaligus menjadi momentum pergantian pimpinan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LSN dari Ustaz Abdul Adim kepada Hermin, serta pergantian Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LSN Jember dari Abdullah Waid kepada Kamiluddin.
Ketua Panitia Milad ke-7 LSN Jember, Agus Nur Yasin, menyebut perluasan organisasi selaras dengan makna angka tujuh atau pitu yang dikaitkan dengan pitulungan, yakni pertolongan. Makna tersebut menjadi salah satu landasan dalam peringatan milad tahun ini.
“Kita berharap dapat memberikan kemanfaatan pada masyarakat,” kata Agus.
Ia menambahkan, perkembangan LSN juga menjadi momentum untuk menunjukkan kontribusi organisasi kepada masyarakat melalui berbagai bidang, termasuk kegiatan keagamaan dan politik.
“LSN membuktikan kemanfaatannya dengan syiar sholawat dan berbagai jalur, salah satunya jalur politik. Hari ini kita membuktikan Gus Fawait mulai di Jawa Timur hingga menjadi Bupati Jember, senyampang bisa memberikan kemanfaatan,” tuturnya.
Melalui perluasan kepengurusan dan kegiatan milad ketujuh, LSN berharap dapat memperkuat keberadaan organisasi di tengah masyarakat sekaligus memperluas manfaat gerakan syiar sholawat di berbagai daerah.
