Gus Fawait Pastikan Layanan KTP Gratis, Perluas Akses Kesehatan Warga Jember

31 Oktober 2026 20:30 31 Okt 2026 20:30

Nur Fadli, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Gus Fawait Pastikan Layanan KTP Gratis, Perluas Akses Kesehatan Warga Jember

Bupati Jember Muhammad Fawait saat menghadiri Bunga Desaku yang mengusung tema Sholawat Kampung berlangsung di SDN Suger Kidul, Kecamatan Jelbuk, Sabtu, 31 Oktober 2026. (Foto: Fadli/Ketik.com)

KETIK, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember terus mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat melalui program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku). Program ini menjadi sarana bagi warga untuk mengakses informasi, menyampaikan keluhan, sekaligus memperoleh pelayanan secara langsung.

Kali ini, Bunga Desaku yang mengusung tema Sholawat Kampung berlangsung di SDN Suger Kidul, Kecamatan Jelbuk, Sabtu, 31 Oktober 2026. Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait hadir bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk berdialog dan menyerap aspirasi masyarakat.

Ratusan warga menghadiri kegiatan tersebut. Mereka memanfaatkan kesempatan itu untuk bertemu langsung dengan kepala daerah sekaligus mencari informasi mengenai berbagai program dan layanan pemerintah.

Dalam dialog tersebut, Gus Fawait menegaskan bahwa pemerintah tidak memungut biaya untuk pengurusan dokumen kependudukan, termasuk pembuatan KTP. Ia meminta masyarakat segera melaporkan jika menemukan petugas yang meminta uang dalam proses pelayanan administrasi.

"Kalau masih ada yang meminta bayaran untuk membuat KTP, silakan laporkan melalui Wadul Gus'e," tegas Gus Fawait.

Selain memastikan layanan administrasi berjalan tanpa pungutan, Pemkab Jember juga menyampaikan bahwa tunjangan bagi guru ngaji telah dicairkan. Kebijakan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap peran masyarakat dalam kegiatan keagamaan.

Gus Fawait juga menyoroti akses pelayanan kesehatan. Ia menegaskan, keterbatasan biaya tidak boleh menghalangi warga untuk mendapatkan pengobatan di rumah sakit.

Melalui program Universal Health Coverage (UHC), pemerintah memberikan pembiayaan layanan kesehatan bagi warga yang memenuhi persyaratan kepesertaan. Program ini diharapkan membantu masyarakat memperoleh pengobatan tanpa harus terbebani biaya pelayanan.

"Jangan sampai ada warga yang sakit tetapi tidak pergi ke rumah sakit karena tidak punya biaya. Pemerintah hadir agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan," ujarnya.

Layanan tersebut juga mencakup pelayanan bagi ibu hamil sesuai ketentuan yang berlaku. Pemkab Jember berupaya memastikan masyarakat memiliki akses terhadap fasilitas kesehatan ketika membutuhkan penanganan medis.

Pemkab Jember turut menghadirkan program Jember Cinta Kesehatan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan tindakan medis tertentu. Melalui program ini, warga dapat mengajukan bantuan untuk kebutuhan kaki palsu, mata palsu, hingga operasi katarak.

Masyarakat yang membutuhkan layanan tersebut dapat menghubungi camat setempat untuk memperoleh informasi mengenai persyaratan dan proses pendaftaran.

Pemkab Jember juga menyediakan Mobil Cinta, yakni fasilitas transportasi gratis bagi pasien yang telah menyelesaikan perawatan rawat inap dan membutuhkan kendaraan untuk kembali ke rumah.

Saat ini, Mobil Cinta beroperasi di tiga rumah sakit daerah, yaitu RSD dr. Soebandi, RSD Balung, dan RSD Kalisat.

"Pasien yang sudah selesai menjalani perawatan bisa memanfaatkan Mobil Cinta untuk kembali ke rumah tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi," demikian penjelasan mengenai layanan tersebut.

Selain layanan transportasi, pemerintah daerah mengembangkan program Home Care untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan. Pasien yang memenuhi ketentuan sebagai penerima layanan gratis tetap berhak mendapatkan obat dan tindakan medis sesuai standar pelayanan.

Berbagai inovasi tersebut turut mendapat apresiasi dari perwakilan Kompas TV yang menghadiri kegiatan Bunga Desaku. Mereka menilai integrasi layanan UHC, Home Care, dan Mobil Cinta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan.

Melalui kegiatan Bunga Desaku, Gus Fawait berharap masyarakat semakin memahami hak-haknya sebagai penerima layanan publik. Ia juga mendorong warga agar tidak ragu menyampaikan keluhan sehingga pemerintah dapat mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan.

Pemkab Jember berharap kehadiran pemerintah hingga tingkat desa dan kelurahan membuat berbagai program daerah semakin mudah diakses serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (*)

Tombol Google News

Tags:

Bunga Desaku Gus Fawait Pemkab Jember Pelayanan Publik Jember Uhc Jember Mobil Cinta Jember Home Care Jember