KETIK, JAKARTA – Film horor Indonesia kembali menjadi perhatian setelah "Ghost in the Cell" karya Joko Anwar mendapat ulasan positif dari kritikus film. Tak hanya menarik perhatian lewat trailer sekelebat, film ini juga memperoleh respons sempurna yang terangkum di situs ulasan film Rotten Tomatoes.
Rotten Tomatoes sendiri merupakan situs yang mengumpulkan ulasan film dan serial televisi dari kritikus profesional dan juga penonton. Memiliki dua skor utama, Tomatometer persen dari kritikus film, sedangkan Popcornmeter, persen dari penonton.
Menariknya, Joko Anwar berhasil mengumpulkan nilai sempurna usai menayangkan ulang filmnya di Amerika Serikat. "Ghost in the Cell" mendapatkan 100 persen Tomatometer dari 23 kritikus dan 87 persen Popcornmeter dari lebih 50 penonton. Data tersebut diambil per-5 Oktober 2026.
Cerita berlatar di sebuah penjara yang dikuasai kelompok-kelompok yang saling berseteru. Kemudian, seorang narapidana baru datang dan terjadi serangkaian pembunuhan misterius. Hal tersebut membuat tahanan akhirnya bersatu untuk membasmi kekuatan tak terlihat itu.
Dengan cerita yang kompleks, Rotten Tomatoes mencatat sejumlah respons yang menyoroti perpaduan antara horor, komedi dan unsur satir dalam film ini. Namun, beberapa ulasan juga menyebut bahwa penonton harus hati-hati dikarenakan film Joko Anwar yang terbaru ini memiliki sejumlah adegan kekerasan yang ekstrem.
Pencapaian dalam Rotten Tomatoes membuat karya sineas Indonesia semakin punya kelas dan dapat bersaing di internasional. Kehadiran film "Ghost in the Cell" juga menunjukkan bahwa karya horor Indonesia masih memiliki daya tarik untuk bersaing di kancah internasional. (*)
