Pertemuan di Hambalang: Kejar Efisiensi Rp100 Triliun, Prabowo Targetkan Kepras Lagi 700 BUMN

5 September 2026 20:36 5 Sep 2026 20:36

Al Ahmadi

Editor
Thumbnail Pertemuan di Hambalang: Kejar Efisiensi Rp100 Triliun, Prabowo Targetkan Kepras Lagi 700 BUMN

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta jajaran Danantara di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat, 4 September 2026. Pertemuan tersebut membahas penataan BUMN dan percepatan hilirisasi. (Foto: BPMI Setpres)

KETIK, BOGOR – Presiden Prabowo Subianto menargetkan penutupan sedikitnya 700 badan usaha milik negara (BUMN) lainnya hingga akhir Desember 2026.

Langkah tersebut merupakan bagian dari penataan dan perampingan struktur perusahaan negara yang diproyeksikan menghasilkan efisiensi anggaran hingga Rp100 triliun.

Target tersebut dibahas dalam pertemuan Presiden Prabowo dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, serta jajaran Danantara di kediaman Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat, 4 September 2026.

Dalam keterangan tertulis, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden menerima laporan perkembangan pelaksanaan instruksinya terkait penataan dan perampingan BUMN.

Hingga saat ini, sebanyak 290 BUMN telah ditutup.

Langkah tersebut disebut telah menghasilkan penghematan anggaran negara hingga Rp50 triliun.

Proses konsolidasi BUMN akan terus dilanjutkan dengan target penutupan sedikitnya 700 BUMN lainnya hingga akhir Desember 2026.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menyederhanakan struktur perusahaan negara.

Dengan restrukturisasi tersebut, efisiensi anggaran diproyeksikan dapat mencapai Rp100 triliun.

Presiden Prabowo menegaskan penataan BUMN harus dilakukan secara terukur dan menyeluruh. Penataan diarahkan untuk menciptakan struktur perusahaan negara yang lebih efisien, sehat, profesional, serta mampu memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian nasional.

“Bapak Presiden menegaskan pentingnya penataan BUMN dilakukan secara terukur dan menyeluruh untuk menciptakan struktur perusahaan negara yang lebih efisien, sehat, profesional, dan mampu memberikan kontribusi optimal bagi perekonomian nasional,” pungkas Seskab.

Selain penataan BUMN, pertemuan tersebut juga membahas percepatan hilirisasi.

Menurut Seskab, hilirisasi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri, memperkuat investasi, serta menciptakan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi Indonesia.

“Percepatan hilirisasi sebagai langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri, memperkuat investasi, serta menciptakan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi Indonesia,” demikian keterangan tertulis Seskab.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Prabowo Subianto Rosan Roeslani Bahlil Lahadalia Danantara Indonesia Penataan Bumn Perampingan Bumn Efisiensi Anggaran Hilirisasi Nasional Hambalang Bogor Kabupaten Bogor Berita Bogor Info Bogor