KETIK, MALANG – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memastikan proyek fisik program RT Berkelas di Kelurahan Purwodadi, Blimbing, rampung tepat waktu. Kepastian ini disampaikan saat ia meninjau langsung realisasi pembangunan paving dan drainase di wilayah tersebut, Senin, 24 Agustus 2026.

Pembangunan fisik di wilayah RT 03 mencakup pemasangan paving sepanjang 130 meter serta pembuatan saluran drainase sepanjang 137 meter.

Wahyu menjelaskan realisasi program RT Berkelas tersebut telah berjalan sesuai dengan tahapan dan usulan. Diawali dengan rembug RT dan RW agar tidak tumpang tindih.

"Ini memang dilaksanakan sesuai dengan tahapan-tahapan yang sesuai dengan ketentuan. Jadi diawali dengan adanya rembug RT. Kemudian RW mengatur agar tidak tumpang tindih tiap RT, dan sesuai dengan usulan dari rembug RT tersebut, kesepakatan RT," ujarnya.

Wahyu juga menyempatkan menyapa dan meminta pendapat warga setempat terkait pelaksanaan RT Berkelas. Menurutnya, banyak masyarakat yang berharap agar program tersebut terus berlanjut.

Baca Juga:
Wali Kota Malang Ungkap Progres RT Berkelas Capai 80 Persen, Sisa Usulan Masuk APBD Perubahan

"Saya melihat bahwa apa yang selama ini mungkin jadi pertanyaan di media dan lain-lain terkait dengan progres RT Berkelas, di Purwodadi ini sudah berjalan," lanjutnya.

Terlebih usulan dalam RT Berkelas juga telah sesuai dengan keinginan warga. Paving-paving yang terpasang telah menjangkau kawasan rumah warga yang berada di gang-gang sempit.

Banyak warga yang sebelumnya merasa bahwa lingkungan tempat mereka tinggal membutuhkan perbaikan sarana prasarana. Tak hanya drainase dan paving, namun juga pengadaan tong sampah.

"Pihak kelurahan dan kecamatan hadir memberikan sosialisasi agar usulan sesuai dengan keinginan warga saat rembug RT. Setelah disepakati, warga banyak menginginkan infrastruktur seperti pavingisasi, saluran drainase, hingga pengadaan tong sampah," tuturnya.

Baca Juga:
PHRI Kota Malang: Mural Malang The Glory Land Jadi Spot Ikonik dengan Sejarah yang Layak Dikenalkan ke Wisatawan

Realisasi proyek ini disambut hangat warga. Selain bebas banjir dan becek, lingkungan RT 03 kini terlihat lebih bersih, rapi, dan bebas dari sampah berserakan.

"Tadi juga disampaikan terima kasih, bahwa mereka berharap ini tidak berhenti di tahun 2026 saja, tetapi berlanjut agar kebutuhan-kebutuhan warga yang lain terpenuhi," katanya.

Wahyu menyebutkan, program RT Berkelas hadir menjadi solusi bagi usulan warga yang belum terakomodasi melalui Musrenbang maupun Pokir DPRD Kota Malang.

"Jadi memang ini keinginan dari warga, yang mungkin apabila kita melalui Musrenbang atau pun Pokir bisa jadi tidak bisa terpenuhi saat ini, tetapi masih menunggu. Menunggu juga tidak bisa langsung terealisasi, tetapi ini dari RT oleh RT dan untuk RT, bisa terfasilitasi dengan baik," ungkap Wahyu.(*)