KETIK, JAKARTA – Perjalanan kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mulai menunjukkan hasil. Hingga Minggu, 19 September 2026 pukul 21.00 WIB, Merah Putih telah mengoleksi lima medali dan menempati posisi ke-12 klasemen sementara.

Lima medali tersebut terdiri dari satu perak dan empat perunggu. Meski belum ada emas yang diraih, perjuangan para atlet Indonesia di Jepang masih jauh dari kata selesai.

Medali pertama Indonesia datang dari arena wushu. Seraf Naro Siregar menjadi atlet yang membuka keran medali Merah Putih melalui nomor changquan putra. Penampilannya mengantarkan Indonesia meraih medali perunggu.

Setelah itu, giliran cabang teqball menyumbang medali. Yoga Ardika Putra merebut perunggu dari nomor tunggal putra.

Prestasi Indonesia berlanjut melalui nomor beregu putra soft tennis. Bagus Pradewa, Muhammad Falevi, Tio Hutauruk, Fernando Sanger, dan Rizky Laluyan bersama-sama mempersembahkan medali perunggu bagi kontingen Merah Putih.

Baca Juga:
Mengenal Mikhayla Shanum Caya, Atlet Termuda Indonesia di Asian Games 2026

Satu medali perunggu lainnya datang dari cabang karate. Leica Al Humaira Lubis meraih perunggu dari nomor kumite +68 kilogram putri.

Sementara itu, medali perak menjadi warna paling terang dalam perolehan Indonesia sejauh ini. Sumaya berhasil finis sebagai runner-up nomor tunggal putri teqball setelah melalui pertandingan ketat di Nagoya.

Dengan tambahan lima medali tersebut, Indonesia sementara berada di peringkat ke-12. Posisi tersebut masih sangat mungkin berubah karena kompetisi Asian Games 2026 terus bergulir hingga 4 Oktober mendatang.

Di papan atas, China untuk sementara menjadi pemimpin klasemen dengan koleksi 11 emas, enam perak, dan tiga perunggu atau total 20 medali.

Baca Juga:
Sejarah Baru Tercipta, Sumaya Antar Indonesia Raih Perak Pertama di Asian Games 2026

Tuan rumah Jepang berada di posisi kedua dengan enam emas, tujuh perak, dan tujuh perunggu. Korea Selatan menempati posisi ketiga dengan empat emas, tiga perak, dan tujuh perunggu.

Kazakhstan dan Thailand melengkapi posisi lima besar. Kazakhstan mengoleksi tiga emas dan dua perunggu, sedangkan Thailand sudah mengumpulkan tiga emas.

Klasemen Sementara 12 Besar Asian Games 2026

1. China: 11 emas, 6 perak, 3 perunggu
2. Jepang: 6 emas, 7 perak, 7 perunggu
3. Korea Selatan: 4 emas, 3 perak, 7 perunggu
4. Kazakhstan: 4 emas, 0 perak, 2 perunggu
5. Thailand: 3 emas, 1 perak, 0 perunggu
6. Myanmar: 1 emas, 1 perak, 1 perunggu
7. Macao: 1 emas, 1 perak, 0 perunggu
8. Kuwait: 1 emas, 0 perak, 1 perunggu
9. Chinese Taipei: 0 emas, 2 perak, 1 perunggu
10. Hongkong: 0 emas, 2 perak, 0 perunggu
11. India: 0 emas, 2 perak, 0 perunggu
12. Indonesia: 0 emas, 1 perak, 4 perunggu

Bagi Indonesia, posisi tersebut belum menggambarkan keseluruhan perjuangan di Aichi-Nagoya. Masih ada sejumlah cabang olahraga yang akan bertanding dan berpeluang menambah koleksi medali Merah Putih.

Indonesia sendiri mengirim 430 atlet untuk tampil di 35 cabang olahraga pada Asian Games 2026. Kementerian Pemuda dan Olahraga membidik empat medali emas dalam ajang kali ini.

Target tersebut memang lebih rendah dibandingkan torehan Indonesia pada Asian Games Hangzhou 2022. Saat itu, kontingen Merah Putih membawa pulang tujuh medali emas.

Namun, Asian Games Aichi-Nagoya masih panjang. Setiap pertandingan berikutnya menjadi kesempatan baru bagi para atlet Indonesia untuk memperbaiki posisi sekaligus mendekatkan diri pada target yang telah ditetapkan.

Lima medali yang sudah diraih menjadi awal perjalanan. Masih ada arena yang harus ditaklukkan, pertandingan yang harus dimenangkan, dan peluang yang terbuka hingga hari terakhir Asian Games 2026 nanti. (*)