KETIK, MALANG – Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang menyelenggarakan Peresmian Kampus 3 Fakultas Pertanian atau Agro Edupark yang terletak di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Rabu, 16 September 2026.

Saat ini, kampus 3 Unitri masih digunakan oleh Fakultas Pertanian dengan tiga Program Studi pada jenjang S1, yakni Agribisnis, Agroteknologi, dan Peternakan.

Peresmian ini menjadi bentuk sinergi Unitri untuk terus mengembangkan institusi pendidikan di segala bidang. Kehadiran kampus 3 ini juga menjadi upaya dalam memberdayakan masyarakat sekitar di bidang pertanian dan ekonomi. 

Asisten 2 Bupati Kabupaten Malang, Prasetyani Arum Anggorowati, S.H., M.Hum., menandatangani prasasti peresmian Kampus 3 Fakultas Pertanian Unitri Malang. (Foto: Aliyah/Ketik.com)

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten 2 Bupati Kabupaten Malang, Prasetyani Arum Anggorowati, S.H., M.Hum., yang menyampaikan pesan dari Sanusi, Bupati Malang.

Baca Juga:
Bikin Mesin Sandblasting Otomatis Gara-gara Tren Modifikasi Motor, Bawa Agung Jadi Lulusan Terbaik ITN Malang

Ia mengatakan, bahwa Peresmian Kampus 3 Unitri dengan satu fakultas ini bukan hanya sekadar struktur kelembagaan perguruan tinggi tetapi juga upaya strategis memperkuat ekosistem pendidikan, riset, inovasi, dan pembangunan pertanian di Kabupaten Malang.

Menurutnya, Kabupaten Malang memiliki karakter kuat sebagai daerah agraris. Sehingga, sektor pertanian masih terletak pada posisi penting dalam kehidupan masyarakat.

Prasetya Arum menyebut, kehadiran kampus 3 Unitri Fakultas Pertanian memiliki relevansi yang dibutuhkan oleh pembangunan Kabupaten Malang.

"Kita ingin petani Kabupaten Malang menjadi pelaku utama dalam rantai nilai pertanian, mulai dari produksi, pengolahan, pengemasan, pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital. Oleh sebab itu, perguruan tinggi memiliki peran yang sangat penting," pesan Sanusi yang disampaikan oleh Prasetya Arum.

Baca Juga:
‎Kapasitas Pribadi, Abdul Qodir Laporkan Kuasa Hukum 63 Pedagang Pasar Karangploso ke Polres Malang ‎

"Kampus jangan hanya menjadi tempat menghasilkan ijazah, tetapi juga harus menjadi pusat lahirnya solusi atas persoalan masyarakat. Saya harapkan Fakultas Pertanian Universitas Tribhuwana Tunggadewi kelak dapat mengambil peran tersebut," imbuhnya.

Sementara itu, Rektor Unitri Malang, Prof. Dodi Wirawan Irawanto, S.E., M.Com., Ph.D. menyampaikan bahwa pertanian bukan hanya sekadar persoalan hasil pangan. Tetapi juga menyangkut ketahanan pangan, kesejahteraan petani, penguatan ekonomi desa, kelestarian alam, dan pengendalian dampak perubahan iklim.

Sehingga, kebutuhan laboratorium alam menjadi satu hal yang penting ketika mengembangkan sebuah institusi pendidikan tinggi.

"Agro Edupark hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut. Kawasan ini harus menjadi ruang belajar terbuka, ruang riset terapan, ruang inovasi, ruang pemberdayaan, dan ruang kolaborasi. Di tempat inilah teori bertemu praktik," ujar Prof. Dodi Wirawan.

Selain itu, Prof. Dodi Wirawan mengungkapkan bahwa kehadiran kawasan edupark Unitri Malang ini juga memberdayakan masyarakat sekitar. Beberapa tenant di kantin adalah miliki warga desa. Dalam hal ini, kontribusi juga datang dari penelitian dosen, petani, maupun UMKM yang dibina.

"Semua produk berbasis pertanian, peternakan ini sudah kita mulai rintis. Di atas ada kantin yang kita juga mengundang warga desa untuk menjadi tenant, dan semuanya menggunakan hasil-hasil pertanian yang ada kontribusi dari Adik-adik mahasiswa, kontribusi dari penelitian dosen, maupun petani atau pelaku UMKM yang kita bina," pungkasnya.

Kehadiran kampus 3 Unitri Malang tentunya menjadi salah satu pengembangan institusi pendidikan tinggi yang turut didukung oleh pemerintah Kabupaten Malang.

Ini juga akan menjadi kolaborasi yang baik dalam memajukan kawasan Kabupaten Malang dengan pengembangan sektor pertanian berbasis akademisi.(*)