KETIK, MALANG – BMKG merilis hasil pengamatan suhu minimum di sejumlah wilayah Jawa Timur melalui akun Instagram resminya. Fenomena udara dingin atau bediding diprakirakan masih terjadi selama musim kemarau akibat minimnya tutupan awan pada malam hingga dini hari.
Kondisi tersebut menyebabkan panas yang tersimpan di permukaan bumi lebih cepat terlepas ke atmosfer sehingga suhu udara menurun, terutama di kawasan dataran tinggi.
Berdasarkan data BMKG Info Iklim Jawa Timur pada Selasa, 14 Juli 2026, AWS Bromo di Kabupaten Probolinggo mencatat suhu terendah di Jawa Timur, yakni 3,8 derajat Celsius. Sebelumnya, pada 13 Juli 2026, kawasan tersebut juga mencatat suhu yang lebih rendah, yaitu 1,6 derajat Celsius.
Selain Bromo, terdapat sejumlah wilayah lain yang mengalami suhu udara rendah, yaitu:
1. Probolinggo (AWS Bromo)
Baca Juga:
Prakiraan Cuaca 14 Juli 2026: Hujan Ringan hingga Hujan Petir Guyur Wilayah Barat IndonesiaKawasan Gunung Bromo yang berada di lereng Pegunungan Tengger mencatat suhu minimum 3,8 derajat Celsius, menjadikannya wilayah terdingin di Jawa Timur.
2. Pasuruan (Tretes)
Tretes yang terletak di kawasan lereng Gunung Arjuno dan Gunung Welirang mencatat suhu minimum 14,0 derajat Celsius.
3. Kota Batu (AWS Kota Batu)
Baca Juga:
Waspada Masuk Angin! Angin Monsun Timur Bawa Suhu Ekstra Dingin Saat Malam, Ini Penjelasan BMKGBerada di dataran tinggi dan dikelilingi pegunungan seperti Arjuno, Welirang, serta Panderman, Kota Batu mencatat suhu minimum 14,6 derajat Celsius.
4. Malang (Abd Saleh)
Wilayah Malang Raya yang berada pada ketinggian sekitar 600 meter di atas permukaan laut mencatat suhu minimum 15,0 derajat Celsius sehingga udara terasa lebih sejuk dibandingkan wilayah dataran rendah.
5. Bondowoso (AWS Bondowoso)
Kabupaten Bondowoso yang diapit Gunung Ijen, Gunung Raung, dan Gunung Argopuro mencatat suhu minimum 16,3 derajat Celsius selama fenomena bediding berlangsung.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah dataran tinggi, untuk menjaga kondisi kesehatan dan mengenakan pakaian hangat saat beraktivitas pada malam hingga pagi hari guna mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat suhu udara yang rendah.(*)