KETIK, KEDIRI – Pemerintah Kota Kediri menggelar Kediri Mapan Expo sebagai rangkaian kegiatan menyambut hari jadi Kota Kediri ke 1147. Event Kediri Mapan Expo menjadi ruang kolaborasi kreatif yang mempertemukan inovasi anak muda dengan kebijaksanaan lintas generasi demi mendongkrak perekonomian daerah. 

"Kegiatan ini merupakan sarana bagi kita bersama untuk memperkenalkan potensi yang dimiliki Kota Kediri. Harapannya Expo ini menjadi ruang sinergi baik antara pemerintah, pelaku usaha, maupun investor. Saya percaya dengan adanya sinergi yang baik dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Kediri," kata Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, Sabtu 4 Juli 2026.

Mbak Wali mengungkapkan Hari Jadi Kota Kediri tahun ini mengusung tema, "Sinergi Lintas Generasi, Mengalir dengan Inovasi, Teguh dalam Tradisi." Tema ini mengandung pesan bahwa kemajuan sebuah kota tidak lahir dari satu generasi saja. Kota akan berkembang ketika pengalaman, kebijaksanaan, semangat, dan kreativitas dari berbagai generasi mampu berjalan berdampingan.

Inovasi harus terus mengalir mengikuti perkembangan zaman. Namun di saat yang sama juga harus tetap menjaga identitas, budaya, dan nilai-nilai luhur yang menjadi akar Kota Kediri. Semangat inilah yang dihadirkan melalui rangkaian peringatan Hari Jadi, salah satunya Kediri Mapan Expo.

Dimana expo ini menjadi ruang bertemunya pemerintah, dunia usaha, komunitas, pelajar, akademisi, asosiasi profesi, hingga masyarakat untuk saling berbagi ide, memperlihatkan karya, sekaligus membangun kolaborasi demi kemajuan Kota Kediri.

Baca Juga:
Wakil Ketua DPRD Pekalongan Sumar Rosul Dorong Kapolres Cup Drag Bike Digelar Rutin, Tekan Balap Liar dan Dongkrak UMKM

"Selama penyelenggaraan expo, masyarakat dapat menikmati berbagai kegiatan yang telah dimulai sejak kemarin. Mulai dari Festival Olahan Tahu Takwa, pameran material konstruksi, workshop kostum daur ulang, pameran pelayanan publik, bazar UMKM, Street Coffee, talkshow, hingga sayembara poster dan TikTok Challenge. Seluruh kegiatan tersebut kami rancang agar mampu melibatkan berbagai kalangan sekaligus memperlihatkan potensi Kota Kediri dari berbagai sektor," ungkapnya.

Dalam kegiatan ini juga memberikan ruang bagi generasi muda melalui sayembara poster yang diikuti oleh pelajar SMA, SMK, dan sederajat. Tujuannya untuk mendengar gagasan mereka mengenai bagaimana aset-aset daerah dapat dikembangkan menjadi ruang kolaborasi yang kreatif, inklusif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena anak-anak muda ini nantinya berkontribusi sebagai pencipta masa depan itu sendiri.

Wali kota termuda ini menambahkan keberhasilan penyelenggaraan Kediri Mapan Expo tentu tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Untuk itu, disampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh sponsor, mitra, asosiasi profesi, komunitas, pelaku usaha, media, panitia, dan semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini. Harapannya kolaborasi yang telah terjalin ini terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Kediri.

"Semoga Kota Kediri senantiasa menjadi kota yang semakin mapan, inovatif, tetap berakar pada tradisi, dan terus menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh masyarakat," pungkasnya.

Baca Juga:
Persik Kediri Berburu Bibit Unggul untuk EPA 2026, Proyeksi Jangka Panjang hingga Timnas

Pada kesempatan tersebut, Mbak Wali juga menyerahkan berbagai hadiah kepada pemenang lomba. Yakni pemenang Festival Olahan Tahu Takwa dan Sayembara Poster. Ada pula pemberian apresiasi kepada karang taruna, juri, dan peserta terjauh Jambore Nasional Smallframe Indonesia. Peserta tersebut dari Kalimantan Timur dan Solo. (*)