KETIK, MALANG – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang resmi meluluskan 734 mahasiswa dengan 636 wisudawan jenjang sarjana (S1) dan 98 jenjang magister (S2) melalui acara Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar pada Sabtu, 24 Oktober 2026.
Para wisudawan yang resmi lulus mayoritas berasal dari Provinsi Jawa Timur dengan jumlah 547 mahasiswa. Sementara Nusa Tenggara Timur sebanyak 95 mahasiswa, Papua sebanyak 17 mahasiswa, Maluku 12 mahasiswa, Jawa Tengah sebanyak 10 mahasiswa dan paling sedikit dari Jawa Barat dengan jumlah 7 orang.
Ketua panitia wisuda, Dr. Dimas Pratidina Puriastuti Hadiani, S.Pt. MM., menyampaikan bahwa wisudawan terbanyak dari Fakultas Ilmu Pendidikan karena prodinya paling banyak dengan jumlah hampir 350 mahasiswa, 29 dari Pendidikan Konseling, 15 dari PPKN, 8 dari Geografi, 144 dari PGSD, dan 159 dari PAUD.
Dalam kegiatan wisuda ini, Rektor Unikama, Prof. Sudi Dul Aji menyampaikan agar menjadi lulusan yang dapat membawa pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai kearifan lokal ke dunia kerja dan masyarakat luas. Di era tantangan kerja yang cukup keras, para lulusan Unikama didorong untuk bisa beradaptasi dan memberikan kontribusi yang signifikan.
Ia juga menyampaikan lima pesan bagi para wisudawan. Pertama, wisudawan dituntut untuk bukan hanya menjadi lulusan yang cerdas, melainkan juga berintegritas. Di tengah era perkembangan teknologi, lulusan Unikama harus memiliki kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi dengan baik, beradaptasi, hingga menyelesaikan persoalan nyata. Prof. Sudi Dul Aji menekankan agar para wisudawan dapat menjadi pribadi yang menjunjung tinggi pendidikan.
Baca Juga:
Workshop Wicara Publik BSS Malang, Dosen UIN Malang Bekali Siswa Teknik Presentasi dan ModerasiKedua, jangan pernah berhenti belajar dan beradaptasi. Prof. Sudi Dul Aji menekankan agar siap dalam menghadapi tantangan selanjutnya. Menurutnya, para lulusan tidak boleh merasa cukup dengan ilmu yang telah dimiliki.
"Teruslah belajar, membaca, berdiskusi, mengikuti perkembangan teknologi, memperluas jaringan, dan mengembangkan keterampilan baru," ujar Prof. Sudi Dul Aji.
Ketiga, jadi generasi yang mampu menciptakan peluang, bukan sekedar menunggu peluang. Prof. Sudi Dul Aji menyoroti persaingan dalam dunia kerja. Ia mendorong lulusan agar bukan hanya mendapatkan pekerjaan tetapi juga menciptakan peluang bagi diri sendiri ataupun orang lain.
Keempat, ia berpesan agar para lulusan Unikama membawa nilai-nilai kearifan lokal ke dalam kemajuan masa depan. Menurutnya, kearifan lokal telah mengajarkan tentang kebersamaan, gotong royong, penghormatan terhadap perbedaan, kepedulian lingkungan, dan tanggung jawab sosial.
Baca Juga:
Momen Bersejarah! Unikama Siap Wisuda Mahasiswa Afirmasi Angkatan Pertama "Saudara boleh bekerja di perusahaan multinasional, melanjutkan pendidikan ke luar negeri, membangun usaha berbasis teknologi, atau mengembangkan karier di berbagai daerah. Namun, di mana pun Saudara berada, jangan pernah melupakan nilai-nilai luhur yang membentuk karakter Saudara," jelas Prof. Sudi Dul Aji.
Kelima, ia juga berpesan agar selalu ingat kepada orang tu, guru, dan semua orang yang turut mengantarkan mahasiswa sampai di hari kelulusan. Serta, keenam, jadilah alumni yang membawa nama baik almamater. Prof. Sudi Dul Aji menyampaikan agar membawa nama baik Unikama melalui karya nyata, profesionalisme, kejujuran, dan kepedulian.
Prof. Sudi Dul Aji juga menyampaikan bahwa para lulusan rata-rata telah keterima kerja. Kebanyakan dari mereka bergerak di bidang pendidikan. Beberapa lulusan juga diketahui telah menjadi ASN di daerah-daerah luar pulau.
"Rata-rata bergerak di bidang kependidikan, tapi kalau di luar itu beragam memang dan untuk di beberapa luar pulau informasinya, mereka-mereka yang sudah lulus, lulusan kemarin pun sudah ASN itu cepat sekali sebenarnya untuk di daerah-daerah luar pulau," ungkap Prof. Sudi Dul Aji.(*)