KETIK, SURABAYA – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Jawa Timur, mulai melakukan persiapan kelengkapan terhadap calon jemaah haji, yang berangkat pada musim Haji 2027.

Kepala Kanwil Kemenhaj Jatim, Dr. H. Mahmudi menjelaskan, pihaknya saat ini sedang mempersiapkan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2027.

"Pertama Insya Allah kami akan siapkan PPIH Embarkasi. Nanti kami akan rancang matang-matang dan sekarang ini juga tentunya, Insyaallah sudah proses paspor juga," kata Mahmudi di Gedung B Asrama Haji, Surabaya, Senin, 19 Oktober 2026.

Ia juga menjelaskan, Kanwil Kemenhaj Jatim juga memantau kondisi para CJH. Pihaknya menginginkan, CJH ketika hendak berangkat ibadah haji harus dipastikan dalam kondisi sehat.

"Jemaah haji sekarang harus betul-betul mempersiapkan kesehatannya, karena dengan sehat ini akan keluar surat istitaah," lanjutnya.

Baca Juga:
Pelunasan Haji 2027 Ditetapkan Rp23,04 Juta per Jemaah

Menurutnya, surat istitaah ini sangat penting. Ia memberi pesan terhadap CJH untuk mematuhi aturan tersebut. Tujuannya agar tidak ada permasalahan kesehatan ketika di Tanah Suci.

"Tidak ada toleransi bagi jemaah haji kita yang tidak istitaah. Kalau sudah tidak istitaah tentunya tidak bisa berangkat. Pokoknya enggak boleh mengupayakan apapun," tegasnya.

Ia juga menegaskan kepada dinas kesehatan untuk tidak mengeluarkan keterangan sehat, bagi CJH yang belum Istitaah.

"Harapan kami jemaah haji juga harus bisa menerima dan sadar bahwa Insyaallah jemaah haji sudah dicatat sebagai jemaah haji dan Insyaallah yakin bahwa akan mendapatkan pahala hajinya," harap Mahmud.

Baca Juga:
Pemerintah Subsidi BPIH 2027 Sebesar Rp3,7 Juta Per Jemaah, Ini Rinciannya

Sementara itu untuk kuota CJH Embarkasi Surabaya sebanyak 42.409 jemaah. "Jumlahnya tetap seperti kuota lama dan tentunya ini sudah kami persiapkan jemaah-jemaah yang sudah kami verifikasi," pungkasnya. (*)