KETIK, ACEH SINGKIL – Kepala Urusan Tata Usaha Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Aceh Singkil, Mustafa, mengikuti kegiatan pengisian eviden pilot project pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (ZI WBK - WBBK) tahun 2026.

Kegiatan berlangsung dua hari, mulai 21-22 September 2026. Acara dibuka langsung Kakanwil Kemenag Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si. di Hotel Grand Permata Hati Blang Oi Banda Aceh. Senin 21 September 2026 kemarin.

80 Madrasah se - Aceh turut ikut dalam kegiatan tersebut, dan nantinya akan diusulkan sebagai pilot project program pembangunan ZIWBK dan WBBM tahun 2026.

"Alhamdulillah, kita dari MAN Aceh Singkil, ikut diundang sebagai peserta pilot project pembangunan ZI WBK dan WBBM tahun 2026," kata Mustafa, selaku KTU, Selasa, 22 September 2026.

"Kehadiran kita di kegiatan ini ialah untuk pengisian eviden Pembangunan Zona Integritas WBK dan WBBM tahun 2026,"

Baca Juga:
Produktivitas Padi di Abdya Capai 10,2 Ton per Hektare

 

Dan pada tahun ini juga, MAN Aceh Singkil, kembali mendapat amanah sebagai pilot project pembangunan ZI tahun 2026, sebutnya. 

 

Menurutnya, pengisian PMPZI bagi madrasah bertujuan untuk mengukur, mendorong, dan mengevaluasi komitmen satuan kerja dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, transparan, akuntabel, serta bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. 

Baca Juga:
Jumpai Rektor, Kakan Kemenag Aceh Singkil Usulkan Kuota Jurusan Kedokteran Bagi Lulusan Madrasah

 

Selain itu, kata Mustafa, juga untuk mengukur dan mendorong budaya kerja aparatur madrasah yang jujur, disiplin, dan berintegritas tinggi, serta untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan administrasi di madrasah menjadi lebih baik, cepat, mudah, dan transparan bagi siswa, orang tua, serta masyarakat, ungkapnya. (*)