KETIK, JEMBER – Aroma kuliner tempo dulu berpadu dengan kreativitas mahasiswa mewarnai peringatan Hari Santri Nasional di Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Kamis, 22 Oktober 2026. Halaman rektorat disulap menjadi arena bazar bernuansa tradisional yang menghadirkan aneka jajanan jadul, makanan rakyat, hingga dekorasi khas tempo dulu.
Di balik nuansa nostalgia tersebut, bazar ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas sekaligus mengasah kemampuan berwirausaha. Kegiatan ini melibatkan sejumlah fakultas dan Laboratorium Entrepreneurship Mahasiswa (LENTERA) sebagai upaya mengembangkan potensi bisnis di lingkungan kampus.
Fakultas yang berpartisipasi antara lain Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (FUAH), Fakultas Syariah, serta Fakultas Dakwah. Fakultas Dakwah turut memeriahkan kegiatan dengan menghadirkan dua stan, yakni stan kewirausahaan dan stan yang melibatkan mahasiswa.
Bazar tahun ini mengusung konsep jajanan jadul dan kuliner rakyat yang dipadukan dengan dekorasi tradisional. Setiap stan menampilkan kreativitas dalam penataan ruang dan penyajian produk. Konsep tersebut juga menjadi bagian dari perlombaan ant stan yang menambah daya tarik kegiatan.
Salah satu stan yang menarik perhatian berasal dari Fakultas Dakwah melalui LENTERA. Beragam makanan dan minuman ditawarkan dengan harga terjangkau, mulai dari Rp2.000 hingga Rp15.000.
Baca Juga:
Mengungkap Sejarah Hari Santri Nasional 22 Oktober, Jejak Perjuangan Ulama dan SantriPengelola LENTERA Fakultas Dakwah, Izzatus Sulaima, mengatakan stan tersebut melibatkan unit kewirausahaan sekaligus mahasiswa yang ingin memasarkan produknya.
“Dari Dakwah harga Rp2.000 sampai Rp15.000, menjual berbagai macam makanan seperti nasi, jenang, salad buah, berbagai kopi, dan masih banyak lagi,” ujar Izzatus.
Menurut Izzatus, keikutsertaan LENTERA dalam bazar tidak semata-mata berorientasi pada transaksi jual beli. Laboratorium tersebut juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memperkenalkan produk sekaligus belajar mengembangkan usaha.
Mahasiswa yang memiliki produk makanan dapat menitipkan dagangannya untuk dipasarkan melalui LENTERA. Skema ini membantu mahasiswa menjangkau konsumen di lingkungan kampus tanpa harus mengelola seluruh proses pemasaran secara mandiri.
Baca Juga:
Kemandirian, Jurus Sakti Santri Menghadapi DuniaLENTERA merupakan laboratorium kewirausahaan mahasiswa di bawah naungan Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember. Unit ini dipimpin oleh Direktur Farhan dan melibatkan mahasiswa dalam berbagai aktivitas usaha.
Melalui bazar, LENTERA berupaya mempertemukan kreativitas mahasiswa dengan peluang pemasaran nyata. Mahasiswa tidak hanya belajar menawarkan produk kepada konsumen, tetapi juga mendapat ruang untuk mengembangkan gagasan bisnis dan membangun pengalaman berwirausaha.
Kehadiran LENTERA menjadi salah satu bentuk dukungan kampus terhadap pengembangan usaha mahasiswa. Produk yang sebelumnya dipasarkan secara terbatas berpeluang dikenal lebih luas melalui kegiatan bersama, seperti bazar Hari Santri Nasional.
Kolaborasi antarfakultas juga menunjukkan bahwa peringatan Hari Santri dapat menjadi ruang produktif bagi mahasiswa untuk berkreasi dan membangun jejaring usaha.
Perpaduan kuliner tradisional, dekorasi bernuansa rakyat, dan semangat kewirausahaan menjadikan bazar di UIN KHAS Jember lebih dari sekadar kegiatan pelengkap peringatan. Tradisi kuliner berpadu dengan semangat generasi muda dalam menciptakan peluang ekonomi, sekaligus menegaskan bahwa kreativitas dan kemandirian dapat tumbuh di lingkungan kampus.