KETIK, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat GTK Madrasah resmi membuka seleksi penerimaan Guru Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) dan Pendidik Tetap Community Learning Center (CLC) Tahun 2026.
Program ini merupakan kesempatan emas bagi para pendidik madrasah di seluruh tanah air untuk mengembangkan karier serta menghadirkan layanan pendidikan berkualitas bagi anak-anak WNI di mancanegara.
Rekrutmen ini ditujukan secara terbuka bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang saat ini berstatus sebagai guru madrasah Non-ASN. Calon pendaftar disyaratkan:
- Berusia maksimal 45 tahun
- Memiliki kualifikasi pendidikan dan kompetensi yang relevan
- Khusus untuk penempatan SILN, pendidikan minimal S1 sesuai bidang dengan IPK paling rendah 3,00
- Wajib melampirkan bukti kemampuan bahasa Inggris berupa sertifikat TOEFL minimal 450 atau IELTS 5,0.
Lokasi penempatan mengajar mencakup pelbagai wilayah negara tetangga hingga Timur Tengah, seperti Malaysia (Sabah, Sarawak, Kota Kinabalu), Arab Saudi (Makkah, Jeddah, Riyadh), Mesir (Kairo), Singapura, dan Filipina (Davao).
Formasi yang dibuka meliputi guru bidang:
Baca Juga:
KBRI Canberra Buka Lowongan Kerja 2 Pengemudi WNI di Australia, Ini Cara Daftarnya!- Bimbingan Konseling
- PAI
- TIK
- Kimia
- Fisika
- Matematika
- IPA
- IPS
- Bahasa Indonesia
- Bahasa Inggris
- Seni Budaya
- PJOK
- PKn
- Ekonomi
- Kejuruan Kuliner
- Guru Kelas/PGSD/PGMI.
Calon pendaftar wajib memperhatikan bahwa setiap peserta hanya diperbolehkan memilih 1 formasi jabatan sesuai ketentuan. Pendaftaran dibuka hingga batas akhir 2 Oktober 2026.Seluruh tahapan pendaftaran dan seleksi diselenggarakan secara resmi tanpa dipungut biaya apa pun.
Informasi selengkapnya mengenai rincian formasi serta tautan pendaftaran dapat diakses langsung dengan memindai kode QR pada kanal Instagram resmi @gtkmadrasah. Persiapkan syarat administrasi Anda dan ambil peluang berharga ini!