KETIK, MALANG – Dalam laga uji coba bertajuk latihan bersama, Arema FC berhasil mencetak kemenangan 2-0 atas Deltras Sidoarjo di Stadion Kanjuruhan pada Rabu, 26 Agustus 2026. Singo Edan sempat dibuat bekerja keras dalam menembus pertahanan berlapis sang lawan pada babak pertama, sebelum mengamankan hasil positif melalui dua gol di babak kedua.

Pertandingan berjalan cukup alot di paruh pertama. Deltras Sidoarjo terus berupaya untuk tampil solid dengan menerapkan pertahanan yang amat rapat (low block). Kondisi ini menyulitkan alur serangan Arema FC dalam menciptakan peluang bersih, hingga kedudukan tim imbang tanpa gol bertahan sampai turun minum.

Memasuki babak kedua, perubahan skema dan rotasi taktik yang diterapkan pelatih Arema FC mulai membuahkan hasil. Kebuntuan akhirnya terpecahkan setelah Joha. ahmat Farizi Hamzah Titofani masing-masing berhasil menyumbangkan datu gol hingga mengunci poin kemenangan 2-0 atas klub asal Sidoarjo tersebut 

Memasuki babak kedua, perubahan skema dan rotasi taktik yang diterapkan jajaran pelatih Arema FC mulai membuahkan hasil. Kebuntuan akhirnya terpecah setelah Johan Ahmat Farizi dan Hamzah Titofani masing-masing menyumbang satu gol untuk mengunci kemenangan 2-0 atas klub asal Sidoarjo tersebut.

Dalam laga uji coba ini, Pelatih Arema FC,, Marcos Santos dapat memanfaatkan kesempatan untuk memberikan menit bermain kepada banyak pemain guna menguji kedalaman skuad. Tak terkecuali bagi striker anyar, Mauro Zijlstra yang diturunkan untuk beradaptasi dengan skema tim setelah baru bergabung beberapa hari pascadirekrut dari Persija.

Baca Juga:
Zijlstra Bisa Jadi Bukan Rekrutan Terakhir, Arema FC Masih Buka Peluang Tambah Pemain

Usai laga, Marcos Santos mengapresiasi keberhasilan anak asuhnya yang telah berhasil menjaga gawang tetap tak kebobolan, meneruskan kesolidan pertahanan seperti uji coba pertama melawan Rans Nusantara FC. Sekaligus memuji fleksibilitas taktik tim yang mampu menemukan celah di balik kokohnya pertahanan lawan.

"Yang terpenting adalah satu lagi hasil baik, satu pertandingan lagi di mana kami tidak kemasukan gol. Ini penting karena memberikan rasa percaya diri. Namun, tim ini masih terus dalam tahap pertumbuhan dan akan berkembang dengan sangat baik sepanjang musim," ujar Marcos Santos.

Menurutnya, dalam pertama sepak bola, gaya bermain denhan merapatkan pertahanan di awal laga atau paruh pertama adalah sebuah tantangan dan nantinya tim akan bertemu taktik tersebut ketika kompetisi.

"Deltras bermain sangat baik. Sama seperti RANS yang juga datang ke sini dan bertahan, seperti beberapa tim lain ketika datang bertanding melawan Arema di Kanjuruhan. Namun, tim kami terus mencari solusi dan situasi untuk membongkar retranca (pertahanan rapat) tersebut dan mencetak gol," tutur Marcos Santos.

Baca Juga:
Ini Dia Alasan Arema FC Datangkan Mauro Zijlstra, Tak Sekadar Kualitas Asing Paspor Lokal

Mengenai performa Mauro Zijlstra yang baru diturunkan di sebagai opsi di lini serang, pelatih menilai kehadiran sang pemain memberikan warna baru dalam skema penyerangan.

"Penting dalam model permainan ini memiliki pemain di area tersebut. Mauro masih beradaptasi karena baru sebentar bergabung dan lama tidak bermain akibat cedera. Namun, penting baginya untuk terus berkembang dalam beberapa hari tersisa sebelum laga perdana," tambah Marcos.

Dengan hasil kemenangan di uji coba kedua terakhir sebelum kompetisi Super League 2026/2027 ini, Arema FC makin optimistis untuk mematangkan persiapan akhir sebelum resmi mengarungi kompetisi mulai 4 September mendatang.(*)