KETIK, JAKARTA – Pedro Acosta menutup MotoGP San Marino 2026 dengan senyum yang jauh lebih lebar dibanding sehari sebelumnya. Setelah mengeluhkan performa KTM yang terasa mundur pada Sprint, rider Red Bull KTM Factory itu justru bangkit dan mengamankan podium ketiga dalam balapan utama di Misano, Minggu (13/9/2026).
Hasil tersebut cukup impresif mengingat Acosta hanya memulai balapan dari posisi ketujuh. Bahkan pada Sprint sehari sebelumnya, ia hanya mampu finis keenam dan tertinggal hampir tujuh detik dari Marc Marquez.
Namun, KTM berhasil menemukan sesuatu untuk balapan utama. Acosta melakukan start dengan baik dan secara perlahan memperbaiki posisinya. Ia kemudian mendekati Jorge Martin yang berada di posisi keempat. Setelah beberapa lap mempelajari pergerakan rider Aprilia tersebut, Acosta akhirnya melancarkan manuver yang membuatnya naik ke posisi ketiga.
Dari sana, ia mulai memburu dua Ducati di depan. Marc Marquez dan Alex Marquez memang masih terlalu cepat untuk dikejar. Namun Acosta mampu menjaga jarak tetap dalam jangkauan hingga fase akhir balapan. Ia akhirnya finis hanya 2,326 detik di belakang Marc.
Dilansir dari KTM, perubahan pada pilihan ban membantu Acosta tampil jauh lebih kompetitif dibanding Sprint. Setelah kesulitan pada Sabtu, KTM kembali menggunakan opsi ban yang lebih keras untuk race dan performanya langsung membaik.
Baca Juga:
Marc Marquez Menang di Misano, Bezzecchi Crash dan Puncak Klasemen Berubah“Jelas motivasinya tidak hilang! Saya senang. Pacing-nya bagus, motornya bekerja cukup baik, tetapi kami masih kehilangan sedikit di sektor-sektor cepat,” ujar Acosta.
Ia juga tidak lupa memberikan kredit kepada seluruh kru KTM yang bekerja keras sepanjang akhir pekan.
“Kami harus senang dan para mekanik benar-benar pantas mendapatkan ini,” lanjutnya.
Hasil tersebut terasa semakin penting setelah Acosta sehari sebelumnya begitu frustrasi dengan performa KTM. Saat itu, ia bahkan mengatakan KTM seperti “mundur” dan menyebut gap dengan Ducati serta Aprilia sebagai sesuatu yang “menakutkan”.
Baca Juga:
Bezzecchi Kembali Kalah dari Marc di Tikungan 1, Tapi Tetap Percaya Diri Jelang Race MisanoTetapi Minggu memberikan jawaban berbeda. Acosta mampu menunjukkan bahwa KTM masih punya kemampuan untuk bertarung di depan ketika setup dan pilihan ban bekerja sesuai harapan. Ia bahkan menjadi satu-satunya pembalap non-Ducati yang berada di tiga besar.
Dilansir MCNews, Acosta menyebut pace KTM pada balapan utama sudah cukup bagus dan podium Misano menjadi bukti bahwa timnya mampu melakukan recovery setelah akhir pekan yang sulit. Podium tersebut juga menjadi podium ke-15 Acosta di kelas MotoGP.
Yang menarik, Acosta sebenarnya masih harus mengatasi kekurangan KTM di sektor-sektor cepat. Namun dibanding Sprint, masalah tersebut tidak lagi cukup besar untuk menghentikannya mengejar barisan depan.
Pada akhirnya, Acosta membawa pulang 16 poin dari Misano dan naik ke posisi kelima klasemen dengan 209 poin. Ia kini hanya terpaut satu poin dari pembalap di posisi keempat.
Bagi Acosta, mungkin ini bukan kemenangan yang sejak lama ia incar. Tetapi setelah Sabtu yang membuatnya khawatir, podium ketiga di Misano terasa seperti kemenangan kecil bagi KTM.
Dan dengan delapan seri masih tersisa, Acosta jelas belum menyerah untuk mengejar kemenangan MotoGP pertamanya. (*)