KETIK, PEKALONGAN – Sebanyak 283 peserta didik baru mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 1 Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, pada Senin, 13 Juli 2026.
Kegiatan yang direncanakan berlangsung selama sepekan tersebut mengusung tema "Menjadi Manusia yang Berkarakter dan Berakhlak", sebagai langkah awal membentuk generasi yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian dan moral yang baik.
Kepala SMPN 1 Wiradesa, Mukhidin, mengatakan tema tersebut dipilih karena selaras dengan budaya sekolah yang selama ini menempatkan pendidikan karakter sebagai fondasi utama dalam proses pembelajaran.
"Pembentukan karakter menjadi dasar agar peserta didik tumbuh menjadi generasi yang bermutu, disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menghadapi tantangan di masa depan," ujarnya.
Selama pelaksanaan MPLS, para siswa dikenalkan dengan berbagai aspek kehidupan sekolah, mulai dari tata tertib, kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler, hingga budaya positif yang diterapkan di lingkungan SMPN 1 Wiradesa.
Baca Juga:
Tak Ada Perpeloncoan, SMKN 1 Sugihwaras Bojonegoro Gelar MPLS Ramah untuk 288 Siswa BaruSalah satu program yang diperkenalkan adalah penerapan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, meliputi kebiasaan bangun pagi, berolahraga, mengonsumsi makanan sehat, beribadah bersama, memiliki kepedulian sosial, mengelola waktu dengan baik, serta membiasakan istirahat yang cukup.
Tak hanya mendapatkan materi dari guru, peserta MPLS juga menerima pembekalan dari berbagai instansi, salah satunya dari Kepolisian yang memberikan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas, pencegahan perundungan (bullying), serta pentingnya menjaga ketertiban. Sementara itu, tenaga kesehatan menyampaikan materi tentang kesehatan remaja sebagai bekal bagi siswa yang memasuki masa pertumbuhan.
Menurut Mukhidin, keterlibatan berbagai pihak tersebut bertujuan memberikan wawasan yang lebih luas kepada peserta didik agar mampu beradaptasi, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Baca Juga:
Pembangunan Belum Rampung, MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 18 Tuban DitundaIa berharap seluruh siswa baru dapat mengenal lingkungan sekolah dengan baik, menyesuaikan diri dengan sistem pembelajaran di jenjang SMP, serta membangun hubungan pertemanan yang positif.
"Harapan kami, anak-anak merasa nyaman belajar di sekolah ini, mampu berprestasi, dan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter. Yang paling penting, mereka merasakan bahwa sekolah adalah tempat yang aman dan bebas dari perundungan," katanya.
Di akhir rangkaian MPLS, pihak sekolah juga mengajak media dan masyarakat untuk terus memberikan dukungan serta masukan yang konstruktif demi meningkatkan kualitas pendidikan.
Menurutnya, sinergi antara sekolah, orang tua, pemerintah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang semakin berkualitas.
Sementara itu, salah seorang peserta MPLS, Muhammad Husein, mengaku materi yang disampaikan selama kegiatan mudah dipahami.
"Tadi diajarkan tentang tata krama. Menurut saya materinya bagus dan mudah dimengerti," ungkapnya.
Husein menuturkan dirinya memilih melanjutkan pendidikan di SMPN 1 Wiradesa karena dikenal sebagai salah satu sekolah favorit di wilayah tersebut. Ia diterima melalui jalur prestasi.(*)