Jatim Park Group Gerakkan Kolaborasi Pariwisata, Puluhan Asosiasi Ikuti Field Trip ke Mega Science Center

27 Oktober 2026 07:59 27 Okt 2026 07:59

Dafa Wahyu P., Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Jatim Park Group Gerakkan Kolaborasi Pariwisata, Puluhan Asosiasi Ikuti Field Trip ke Mega Science Center

Ratusan peserta Field Trip in Collaboration Mega Science Center dan Budaya yang digelar oleh Museum Mega Science Center dan Budaya. (Foto: Jatim Park Group)

KETIK, BATU – Museum Mega Science Center dan Budaya, destinasi terbaru Jawa Timur Park Group, berkolaborasi dengan asosiasi dan komunitas pariwisata. Bentuknya melalui kegiatan “Field Trip in Collaboration Mega Science Center dan Budaya”, Senin, 26 Oktober 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah untuk memperluas jejaring kerja sama sekaligus memperkenalkan potensi wisata edukasi berbasis sains, teknologi, dan budaya.

Para peserta berasal dari berbagai asosiasi dan komunitas pariwisata di Malang Raya hingga sejumlah wilayah lain di Jawa Timur.

Diantaranya PHRI Kota Batu, ASPPI Malang, DPD ASPPI Jawa Timur, PCP Kota Batu, ASITA, MTC, HPI Malang, BGC, FORDEWI, IHSA, KOREMBI, POKDARWIS, HPOI, BAPTA, AITTA, Batu Local Guide, DPD PUTRI Jawa Timur, PAM, dan HPI Batu.

Rangkaian kegiatan diawali dengan eksplorasi kawasan untuk mengenalkan konsep destinasi, koleksi, serta pengalaman pembelajaran yang tersedia bagi pengunjung.

Mega Science Center dan Budaya memiliki 617 koleksi alat peraga sains dan 1.023 artefak budaya sebagai bagian dari pengembangan wisata yang memadukan ilmu pengetahuan dengan kekayaan budaya.

Eksplorasi tersebut juga mencakup sejumlah pertunjukan dan demonstrasi interaktif, mulai dari pertunjukan Srimulat, wayang potehi, peluncuran roket di area antariksa, hingga demonstrasi Tesla coil.

Berbagai aktivitas ini memperlihatkan pendekatan pembelajaran yang menggabungkan koleksi, teknologi, pertunjukan, dan pengalaman langsung.

Sebelum sesi presentasi dimulai, peserta disambut penampilan robot humanoid Michael Sae dan Robot Joni. 

Pertunjukan tersebut menunjukkan pemanfaatan teknologi dan robotika sebagai bagian dari pengalaman interaktif sekaligus sarana mengenalkan perkembangan teknologi melalui kegiatan belajar secara langsung.

Manager Marketing dan Public Relations Jawa Timur Park Group, Titik S. Ariyanto, mengatakan kolaborasi dengan asosiasi pariwisata merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan sektor pariwisata, edukasi, dan budaya, khususnya di Malang Raya.

“Kegiatan field trip dan kolaborasi ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum strategis bagi kita semua untuk memperkuat sinergi dalam memajukan sektor pariwisata, edukasi, dan budaya, khususnya di Malang Raya,” ujarnya, pada Senin, 26 Oktober 2026.

Ia berharap kemitraan tersebut dapat mendorong inovasi, memperluas jaringan kerja sama, serta menghadirkan pengalaman wisata edukatif yang menarik dan berkesan bagi masyarakat luas.

Jawa Timur Park Group, lanjut Titik, berkomitmen mendukung berbagai bentuk kolaborasi yang dapat meningkatkan daya tarik wisata daerah.

“Semoga menghasilkan gagasan baru dan memperkuat semangat bersama dalam memajukan pariwisata Indonesia, sejalan dengan semangat Wonderful Indonesia,” tambah dia.

Sementara itu, Manajer Operasional Mega Science Center dan Budaya, Deni Rina Sari, kemudian memaparkan konsep destinasi, karakteristik koleksi, serta potensi pengalaman edukasi yang dapat dikembangkan untuk berbagai segmen pengunjung.

Deni menjelaskan, perpaduan sains, teknologi, dan budaya menjadi konsep utama yang ditawarkan destinasi tersebut. Melalui kegiatan kolaborasi ini, pengelola juga berupaya menghimpun perspektif pelaku pariwisata mengenai kebutuhan wisatawan dan peluang pengembangan destinasi.

“Mega Science Center dan Budaya menggabungkan sains, teknologi, dan budaya dalam satu kawasan yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung,” kata Deni.

Menurutnya, masukan dari para pelaku industri pariwisata dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pengunjung.

“Kami juga ingin mendapatkan perspektif dari para pelaku pariwisata mengenai kebutuhan wisatawan dan peluang pengembangan destinasi. Masukan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya kami untuk terus meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung,” imbuhnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi berbagi yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan tanggapan, saran, dan masukan terkait pengembangan Mega Science Center dan Budaya.

Diskusi ini menjadi ruang komunikasi dua arah antara pengelola dan pelaku industri pariwisata untuk mengidentifikasi peluang kerja sama yang relevan dengan kebutuhan wisatawan.

Melalui pertemuan tersebut, kolaborasi diharapkan dapat memperluas pengenalan destinasi sekaligus mendukung pengembangan pariwisata, edukasi, dan budaya di Malang Raya serta Jawa Timur. (*)

Tombol Google News

Tags:

Jatim Park Group Field Trip Info Kota Batu Berita Kota Batu