KETIK, SURABAYA – Di Indonesia beberapa kali manusia tinggi dengan postur ora umum mencuri perhatian.
Perlu dicatat, kata tinggi yang dimaksud di sini adalah dalam arti sebenarnya alias memiliki postur tubuh menjulang.

Nah, salah satunya ternyata ada di Surabaya. Dia adalah Elpanda Tarigan karyawan Tenaga Pendidik di Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

"Saya sudah bekerja di Unesa sejak April 2026. Setelah lulus kuliah di sini juga," ucap Elpanda yang merupakan Sarjana Pendidikan Luar Biasa (PLS) Unesa itu kepada Ketik.com.

Elpanda menyebut banyak suka duka yang dia alami dengan postur penjulangnya itu. Di antaranya, Elpanda harus lebih ekstra untuk mencari baju atau celana sesuai dengan ukurannya.

"Kalau celana itu lingkar perutnya normal, banyak yang cukup, tapi panjangnya itu yang jarang," ucap pria setinggi 215 cm itu sambil tersenyum.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Sematkan Lencana Dharma Bakti untuk Kakanwil Kemenag Jatim di Hari Pramuka Ke-65

Elpanda mengaku bersyukur berada di lingkungan kerja Unesa yang sangat ramah dengan tubuh menjulang itu dan kondisinya yang tunanetra. Dengan segala suka dukanya, dia menagku selalu bersemangat menjalani aktivitasnya sehari-hari.

"Yang penting saya sudah berdamai dengan diri sendiri terkait kondisi saya ini," ucapnya.

Sebelumnya, ada beberapa nama yang juga memiliki postur tubuh lebih dari dua meter di Indonesia. Di antaranya Suparwono.

Pria asal Mesuji Lampung itu punya tinggi 242 cm (2,42 meter). Museum Rekor Indonesia (MURI) bahkan mencatatnya sebagai Manusia tertinggi di negeri ini pada tahun 2009 sampai sekarang.

Baca Juga:
Grup Musik Orkestra FBS Unesa Semarakkan Apel Hari Pramuka ke-65 Kwarda Jawa Timur

Di tataran Internasional, postur itu membuatnya tercatat sebagai manusi tertinggi di dunia di urutan 12. Suparwono meninggal pada Februari 2012 silam.

Selain itu ada juga Rosyid Monas dari Jakarta. Tingginya sekitar 230 cm (2,30 meter). Ia dikenal sebagai salah satu sosok manusia bertubuh sangat tinggi di Indonesia yang pernah muncul di berbagai media. (*)