KETIK, MALANG – Penyelenggaraan sport tourism masih menjadi primadona bagi wisatawan untuk berkunjung ke Kota Malang. Maraknya sport tourism membuat Pemerintah Kota Malang optimis dengan target 3,2 juta wisatawan yang berkunjung di sepanjang tahun 2026.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Arif Tri Sastyawan. Ia menjelaskan hingga Juli 2026, Kota Malang telah menerima sekitar 2,6 juta kunjungan wisatawan.

"Target kunjungan wisatawan 3,2 juta sampai Desembaer 2026. Kalau per 31 Juli 2026 kemarin sudah di agka 2,6 juta, artinya kurang sekitar 600.000 kunjungan lagi bisa mencapai target," ujarnya, Jumat 4 September 2026.

Saat ini marak dijumpai event-event olahraga baik skala regional, hingga internasional terselenggara di Kota Malang sekaligus Malang Raya. Event-event tersebut mendongkrak jumlah kunjungan ke Kota Malang.

"Malang sekarang kan kita ngembangkan sport tourism juga luar biasa. Program 1000 Event kan juga menarik wisatawan untuk hadir. Seperti event lari, berepeda yang sampai 4 hari karena kita ambil long weekend. Kemudian ada 1 minggu kegiatan lomba panahan, dan lomba karate sekarang menunggu," lanjutnya.

Baca Juga:
DPRD Kota Malang Pertanyakan PKS Pemanfaatan Aset Pemkot untuk Relokasi Pedagang Pasar Gadang

Pemerintah Kota Malang juga memberikan dukungan terhadap penyelenggara event-event yang akan dilaksanakan di Kota Malang. Salah satunya dengan mempercepat perizinan dengan catatan telah melengkapi segala persyaratan yang dibutuhkan.

"Selama persyaratannya sudah oke, melaksanakan koordinasi dengan pihak Polres, segera kita bantu untuk perizinannya dipercepat. Terus kemudahan-kemudahan terkait penggunaan fasilitas yang dimiliki oleh Pemkot, juga kita percepat untuk penggunaannya. Tentunya dengan adanya aturan sewa dan lain sebagainya, itu juga harus segera," katanya.

Arif menambahkan akan melakukan koordinasi dengan PHRI Kota Malang untuk menyediakan paket-paket menginap. Hal tersebut dilakukan demi memberikan kenyamanan terhadap wisatawan maupun peserta yang mengikuti berbagai event yang digelar di Kota Malang.

"Kami akan kumpulkan PHRI. Maksudnya begini, ketika ada event long weekend itu bisa diberikan diskon harga khusus untuk peserta. Kemarin beberapa event sudah diberikan diskon untuk peserta dengan menunjukkan bukti pendaftaran," pungkasnya. (*)

Baca Juga:
Gagal Menyalip Truk Tangki dari Sisi Kiri, Pengendara Motor di Kota Malang Alami Patah Tulang