KETIK, PEMALANG – Heros Satrio Wibowo, putra asli Desa Sarwodadi, Kecamatan Comal, Kabupaten Pemalang, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Sarwodadi dalam kontestasi Pilkades 2026.
Pebisnis tersebut mengaku langkahnya maju dalam pemilihan kepala desa berawal dari dorongan masyarakat. Dukungan itu bahkan disebut tidak hanya berupa ajakan untuk mencalonkan diri, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk tenaga dan dukungan dana secara sukarela.
Hal tersebut disampaikan Heros seusai mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Sarwodadi pada Kamis, 27 Agustus 2026.
“Yang mendorong kami memang terus terang semuanya dari masyarakat. Bahkan tadi melihat banyak sekali antusiasme dari masyarakat,” ujar Heros.
Ia mengatakan dukungan masyarakat menjadi motivasi sekaligus tanggung jawab bagi dirinya untuk menawarkan gagasan pembangunan yang dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Sarwodadi.
Baca Juga:
Diantar 2.000 Warga, Purwati Resmi Mendaftar Bakal Calon Kades Pamutih PemalangBawa Gagasan Pembangunan Nonfisik
Jika nantinya dipercaya masyarakat memimpin Desa Sarwodadi, Heros berkomitmen mendorong pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur.
Menurutnya, pembangunan desa juga harus menyentuh peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui edukasi, peningkatan keterampilan, serta penguatan budaya masyarakat.
“Pembangunan itu bukan hanya fisik saja. Tapi bisa diartikan pembangunannya berupa pembangunan skill masyarakat melalui edukasi, melalui pembangunan budaya,” katanya.
Baca Juga:
Estafet Obor Comal 2026 Berpotensi Jadi Event Tingkat Kabupaten PemalangHeros juga menempatkan transparansi pengelolaan anggaran sebagai salah satu fokus dalam gagasan kepemimpinannya.
Ia menilai keterbatasan anggaran desa harus disiasati dengan program yang tepat sasaran, terutama program pembangunan nonfisik yang dapat meningkatkan kemampuan dan kemandirian masyarakat.
Target Tingkatkan PADes dari UMKM
Salah satu sektor yang menjadi perhatian Heros adalah pengembangan ekonomi masyarakat melalui UMKM dan digitalisasi.
Ia ingin produk-produk UMKM Desa Sarwodadi tidak hanya dipasarkan secara konvensional, tetapi juga dikembangkan melalui pasar digital.
“Kita juga meningkatkan PAD, Pendapatan Asli Desa, berupa kita memutarkan UMKM kecil dan digital market,” ujarnya.
Menurut Heros, pengembangan UMKM berbasis digital memiliki peluang besar karena dapat dilakukan dengan kebutuhan anggaran yang relatif kecil.
Gagasan tersebut diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus membuka peluang peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).
Pemuda Jadi Perhatian
Selain sektor ekonomi, Heros juga menyoroti kondisi kegiatan kepemudaan di Desa Sarwodadi.
Ia berencana mendorong peningkatan keterampilan generasi muda sekaligus mengaktifkan kembali berbagai kegiatan kepemudaan yang dinilai mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.
“Yang kita utamakan memang pembangunan nonfisik, antara lain secara digitalisasi dari produk, terus kemudian skill dari pemuda,” tuturnya.
Heros berharap pemuda tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi dapat terlibat langsung sebagai penggerak berbagai kegiatan produktif di desa.
Ajak Warga Tolak Politik Uang
Di tengah tahapan Pilkades Sarwodadi 2026, Heros juga mengajak masyarakat menjaga proses demokrasi agar berlangsung secara sehat.
Ia berharap masyarakat yang memberikan dukungan kepadanya tetap konsisten dan tidak terpengaruh oleh isu politik, politik uang, maupun berbagai bentuk iming-iming lainnya.
“Harapannya masyarakat juga konsisten dan tidak terganggu dengan isu-isu politik, money politic, ataupun ada iming-iming embel-embel lain yang memang itu biasanya terjadi di politik desa,” tegasnya.
Dengan dukungan masyarakat dan statusnya sebagai putra asli Desa Sarwodadi, Heros Satrio Wibowo menyatakan siap mengikuti tahapan Pilkades 2026. Ia membawa sejumlah gagasan yang meliputi transparansi anggaran, pembangunan sumber daya manusia, pengembangan UMKM berbasis digital, peningkatan PADes, serta penguatan kegiatan kepemudaan.(*)