KETIK, SURABAYA – SMP Muhammadiyah 15 (Spemlibels) Surabaya resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) dengan mengusung tema "Siap Generasi Emas, Melalui Lingkungan Sekolah Yang Ramah, Ceria, dan Inklusif". 

Kegiatan MPLS/Fortasi menjadi ruang tempa bagi calon generasi berkarakter sekaligus wujud komitmen wujudkan atmosfer belajar aman, hangat dan mendukung tumbuh kembang seluruh potensi siswa.

Kepala SMP Muhammadiyah 15 Surabaya, Ustadz Banjar, S.S., M.Pd.I., menyampaikan rasa bangga serta haru melihat antusiasme pada murid-murid, khususnya para peserta. Kegiatan MPLS dan Fortasi berlangsung selama lima hari, yakni Senin, 13 Juli 2026 hingga 17 Juli 2026.

 "Kami sangat bangga melihat semangat dan antusiasme yang luar biasa dari anak-anakku sekalian hari ini. Langkah awal kalian di Spemlibels adalah awal dari perjalanan panjang menuju kesuksesan dunia dan akhirat. Tetap jaga semangat ini selama lima hari ke depan dan seterusnya," ujar Ustadz Banjar memotivasi.

Wakil Kepala SMP Muhammadiyah 15 Surabaya Wasilatul Azizah, S.Pd (kanan) menyematkan selempang serta kartu identitas (id card) kepada siwa baru peserta MPLS/Fortasi pada Senin, 13 Juli 2026.(Foto: Humas SMP Muhammadiyah 15 Surabaya)

Baca Juga:
Jemursari Bersholawat Bersama Gus Iqdam, Gubernur Khofifah Didoakan Jemaah Jadi Presiden RI

Memasuki tahun ajaran baru ini, Spemlibels menyambut 288 peserta didik baru yang terdiri dari 126 siswa laki-laki dan 162 siswa perempuan. Rangkaian pembukaan diawali melalui apel pagi di halaman sekolah.

MPLS/Fortasi 2026 dibuka secara simbolis melalui pemotongan tali pita oleh pihak sekolah dengan disaksikan seluruh tamu undangan, yang kemudian memunculkan "Pohon Harapan" sebagai tempat para siswa baru menggantungkan cita-cita, target dan doa di Spemlibels.

Kegiatan pembukaan yang digelar di halaman sekolah itu ditutup dengan prosesi penyerahan siswa dari wali murid kepada pihak sekolah.

Prosesi penyerahan ini diwakili oleh Bunda Astrid Yuniar Rachmasanti (ibunda dari Arkaan Dharindra Yusuf Kurniawan) dan Bunda Mahritha Ayu Vernanda (ibunda dari Alzena Xaviera Trixie).

Baca Juga:
Kadindik Jatim: MPLS Ramah 2026 Jadi Ajang Kampanye Antirokok dan Vape

Penyerahan simbolis tersebut ditandai dengan penyematan selempang serta kartu identitas (id card) peserta MPLS/Fortasi oleh kedua orang tua kepada putra-putri mereka, sebagai tanda resmi dimulainya tahun akademik di Spemlibels.

Pada momen tersebut, Bunda Astrid Yuniar Rachmasanti menyampaikan rasa syukur serta harapan terkait sekolah yang menjadi tempat putranya menempuh pendidikan.

"Bismillahirrahmanirrahim, Alhamdulillah putra saya Arkaan Dharindra Yusuf Kurniawan bisa diterima di SMP Muhammadiyah 15 Surabaya yang menurut saya merupakan salah satu SMP Muhammadiyah terbaik di Surabaya,” ucapnya.

Ke depannya, kata dia, diharapkan Spemlibels bisa menjadi rumah kedua bagi anaknya untuk membentuk karakter islami, akhlak baik, hati mulia, serta pendidikan yang baik dari segi akademis maupun agamis.

“Insya Allah ke depan saya yakin sekolah ini akan terus berkembang dan mencetak murid-murid yang berkualitas, sukses Dunya wal Akhirah. Aamiin Allahumma Aamiin," doa Bunda Astrid.

Hal senada disampaikan Bunda Mahritha Ayu Vernanda  yang mengaku optimis dan yakin menyerahkan sang putri menempuh pendidikan di Spemlibels.

"Sejak awal bergabung, saya merasakan suasana sekolah ramah, tertib, dan penuh perhatian. Hal ini membuat saya semakin yakin bahwa putri saya berada di lingkungan yang baik untuk belajar, berkembang, serta membentuk akhlak mulia," tutur Bunda Mahritha.

Ia juga menitipkan doa agar Spemlibels terus melahirkan generasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

"Harapan saya, semoga SMP Muhammadiyah 15 terus menjadi sekolah yang unggul dalam prestasi, kuat dalam pendidikan karakter dan nilai-nilai Islam, serta mampu membimbing anak-anak menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, mandiri dan bermanfaat bagi agama, bangsa dan masyarakat," harapnya.

Sementara itu, kegiatan MPLS/Fortasi mendapat dukungan penuh dari jajaran pimpinan persyarikatan termasuk Wakil Ketua PCM Kenjeran, Ustadz Drs. M. Shohib, M.M., dan Sekretaris Majelis Dikdasmen PCM Kenjeran, Ustadz Jatim, M.A. (*)