KETIK, PEMALANG – Pemerintah Desa (Pemdes) Kebandungan, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang menggelar rangkaian kegiatan sosial dan keagamaan dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Sabtu, 11 Juli 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Desa Kebandungan tersebut meliputi Khotmil Qur'an, santunan anak yatim, dan sunat massal.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Ustaz Khaeri, kemudian dilanjutkan dengan Khotmil Qur'an sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus doa bersama agar masyarakat Desa Kebandungan senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, dan kehidupan yang harmonis.
Selain sebagai peringatan Tahun Baru Islam, kegiatan tersebut juga menjadi wujud kepedulian sosial masyarakat terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim, sekaligus mempererat tali silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan di lingkungan desa.
Acara dihadiri Kepala Desa Kebandungan Suto Kencono, Ketua BPD beserta anggota, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Tim Penggerak PKK, Muslimat dan Fatayat NU, perangkat desa, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro (Undip), serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Baca Juga:
Ruwat Alam Kelangdepok ke-16, Sabda Manunggal Lestarikan Budaya dan Wujud Syukur Hasil BumiDalam sambutannya, Kepala Desa Kebandungan Suto Kencono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
"Atas nama Pemerintah Desa Kebandungan dan panitia, saya mengucapkan Jazakumullahu Khairan Katsiran kepada seluruh donatur, warga Desa Kebandungan, dan semua pihak yang telah berpartisipasi, baik berupa dana, tenaga, maupun doa. Kegiatan ini dapat terlaksana karena semangat ukhuwah, kepedulian, dan kebersamaan yang terus kita jaga," ujarnya.
Suto menjelaskan, pada peringatan Muharram tahun ini panitia menyalurkan santunan kepada 26 anak yatim serta menggelar sunat massal bagi tiga anak. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebagai bentuk perhatian dan kepedulian masyarakat kepada mereka yang membutuhkan.
Baca Juga:
Pemdes Jabalsari Gandeng NU Gelar Pengajian dan Santunan Anak Yatim Tulungagung"Hari ini, insyaallah, kita menyalurkan santunan kepada 26 anak yatim dan melaksanakan sunat massal bagi tiga anak. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga dan menghadirkan kebahagiaan bagi adik-adik kita," katanya.
Ia menambahkan, nilai utama dari kegiatan tersebut bukan terletak pada besarnya bantuan, melainkan pada kasih sayang, perhatian, dan doa yang diberikan seluruh masyarakat kepada anak-anak yatim.
"Kami menyadari nilai santunan ini mungkin tidak seberapa. Namun kami yakin di dalamnya terdapat cinta, perhatian, dan doa dari seluruh warga untuk masa depan anak-anak kita. Teruslah semangat belajar, berbakti kepada orang tua, dan jangan pernah putus asa. Kalian adalah anak-anak yang insyaallah dimuliakan Allah SWT," pungkasnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan kehangatan. Pemerintah Desa Kebandungan berharap tradisi berbagi di bulan Muharram dapat terus dilestarikan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus memperkuat persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat.(*)