KETIK, PASAMAN BARAT – Tujuh organisasi siswa di SMAN 1 Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, resmi memiliki kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2027. Pelantikan tersebut sekaligus menandai berakhirnya kepengurusan periode 2025–2026 pada Sabtu, 3 Oktober 2026.

‎‎Ketujuh organisasi tersebut terdiri atas OSIS, Pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), Rohani Islam (Rohis), serta Patroli Keamanan Sekolah (PKS).

‎‎Kegiatan yang berlangsung di lapangan SMAN 1 Lembah Melintang itu dihadiri Komite Sekolah, Korwas SMA/SMK/SLB Puardi, M.Pd., serta perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI, Ferdi Yogi, S.S.

‎‎Kepala SMAN 1 Lembah Melintang, Yasri, S.Pd., mengatakan kegiatan organisasi siswa bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, berbagai kegiatan organisasi telah memberikan kontribusi terhadap prestasi siswa di sekolah tersebut.

‎‎"Kegiatan organisasi SMA Negeri 1 Lembah Melintang bukan hanya seremonial saja, terbukti dengan berbagai prestasi yang telah diraih," kata Yasri dalam sambutannya.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Apresiasi 647 Pendonor Darah, Dorong Pemerataan dan Penguatan PMR-Pramuka

‎‎Ia menyebut Pramuka menjadi salah satu organisasi yang banyak menorehkan prestasi. Selain itu, PMR SMAN 1 Lembah Melintang juga berhasil mempertahankan prestasinya sebagai juara umum Olimpiade Madya Remaja (OMR) tingkat Kabupaten Pasaman Barat selama dua tahun berturut-turut.

‎‎Pada perlombaan PMR tingkat kabupaten yang diikuti siswa tingkat SLTP dan SLTA, kontingen PMR SMAN 1 Lembah Melintang meraih sejumlah prestasi, yakni juara I yel-yel, juara I putra Ayo Siaga Bencana, juara I putri Ayo Siaga Bencana, juara III tandu putra, serta juara II tandu putri.

‎‎Yasri mengatakan kegiatan organisasi juga menjadi wadah bagi siswa untuk membangun kedisiplinan, mengatur waktu, belajar memimpin, serta menyelesaikan berbagai persoalan.

‎‎Menurutnya, pengalaman berorganisasi dapat menjadi bekal bagi siswa ketika nantinya terjun ke tengah masyarakat maupun melanjutkan karier.

Baca Juga:
Polda Jatim Gelar Sertijab Kabid TIK dan Sejumlah Kapolres

‎‎Ia juga menyebut sejumlah alumni SMAN 1 Lembah Melintang yang aktif dalam organisasi di sekolah kemudian berhasil diterima sebagai prajurit TNI AD, TNI AU, dan Polri. Bahkan, menurut Yasri, di antaranya ada yang menjadi anggota Kopassus.

‎‎Selain itu, sebanyak empat siswa SMAN 1 Lembah Melintang disebut berhasil menjadi anggota Paskibraka tingkat Kabupaten Pasaman Barat.

‎‎Yasri berpesan kepada pengurus baru agar tidak menjadikan kepemimpinan dalam organisasi semata-mata untuk memperoleh popularitas.

‎‎"Jangan jadikan kepemimpinan hanya untuk popularitas semata, tetapi jadikanlah sebagai amanah yang besar. Dalam organisasi, ananda juga dilatih menyelesaikan permasalahan dan menyatukan perbedaan pendapat," ujarnya.

‎‎Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus periode 2025–2026 atas pengabdian mereka dan mengucapkan selamat bertugas kepada kepengurusan baru masa bakti 2026–2027.

‎‎Sementara itu, Ketua Komite SMAN 1 Lembah Melintang yang diwakili Khaidir menyampaikan dukungan terhadap kegiatan organisasi siswa di sekolah tersebut.

‎‎Ia mengatakan dukungan komite terhadap kegiatan organisasi telah menjadi bagian dari program yang disepakati bersama.

‎‎Menurut Khaidir, keterlibatan siswa dalam organisasi memberikan banyak manfaat, terutama dalam membentuk karakter dan kemampuan kepemimpinan.

‎‎"Apa yang anak-anak kami ambil dari aktif dalam kegiatan organisasi manfaatnya sangat banyak. Cikal bakal dari kegiatan ini akan memberikan manfaat dalam kehidupan mereka ke depannya," katanya.

‎‎Ia menambahkan, pengalaman berorganisasi menjadi salah satu bekal bagi siswa untuk membentuk pribadi yang siap memimpin ketika berada di tengah masyarakat. Ia juga menyebut sejumlah wali nagari yang baru terpilih di Pasaman Barat merupakan alumni SMAN 1 Lembah Melintang.

‎‎Perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI, Ferdi Yogi, S.S., dalam sambutannya juga menekankan pentingnya pengalaman berorganisasi bagi siswa.

‎‎Menurutnya, manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri sehingga kemampuan berorganisasi menjadi bagian penting dalam kehidupan.

‎‎"Setiap sendi kehidupan manusia adalah organisasi, karena manusia adalah makhluk sosial dan tidak bisa hidup sendiri," ujarnya.

‎Ia mengatakan salah satu kemampuan yang dapat diasah melalui organisasi adalah keberanian berbicara di hadapan orang banyak. Kemampuan tersebut, menurutnya, membutuhkan proses dan latihan.

‎‎"Keberanian tampil berbicara di hadapan orang banyak tidak bisa serta-merta dikuasai. Organisasi merupakan salah satu wadah untuk melatih keterampilan tersebut," katanya.

‎‎Ferdi juga mengingatkan para siswa agar menjalankan organisasi dengan niat yang tulus dan menjadikan setiap tanggung jawab sebagai bagian dari proses pembelajaran.

‎Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan, pengucapan janji calon pengurus, serta pelantikan pemimpin dan pengurus masing-masing organisasi untuk masa bakti 2026–2027.

‎Prosesi tersebut menandai resminya  pergantian kepengurusan tujuh organisasi siswa SMAN 1 Lembah Melintang dari periode 2025–2026 kepada kepengurusan baru periode 2026–2027. (*)