KETIK, MALANG – Sebanyak 162 mahasiswa baru Program Studi Hukum Tata Negara (HTN), Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, mengikuti Open House, Minggu, 20 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung C Lantai 3 UIN Malang tersebut menjadi ajang pengenalan kehidupan akademik, kemahasiswaan, dan lingkungan Prodi HTN.
Mengusung tema “Know the Direction, Understand the Purpose, Engage Together” atau “Ketahui Arahnya, Pahami Tujuannya, dan Terlibat Bersama”, kegiatan dibuka Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Syariah UIN Malang, Dr. H. Miftahul Huda, S.H.I., M.H.
Turut hadir Ketua Prodi HTN Dr. Musleh Hary, M.Hum., Sekretaris Prodi HTN Abdul Kadir, M.H., Yayuk Whindari, S.H., M.H., LL.M. selaku pemateri, para dosen Prodi HTN, serta jajaran pengurus Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema), Senat Mahasiswa (Sema), dan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) HTN.
Ketua HMPS HTN Luthfi Maulana Ishak mengatakan, Open House menjadi gerbang awal bagi mahasiswa HTN untuk saling mengenal dan membangun kebersamaan. Ia menekankan pentingnya kesetaraan di tengah keberagaman latar belakang mahasiswa.
Baca Juga:
Dosen Fakultas Syariah UIN Malang Soroti Karhutla: Ketika Alam, Kebijakan, dan Hukum Berhadapan“Open House ini adalah gerbang perjalanan mahasiswa Hukum Tata Negara untuk saling mengenal satu sama lain. Lebih jauh dari itu, kesetaraan adalah kuncinya. Kita datang dari latar belakang yang berbeda, tetapi perbedaan itu tidak boleh menjadi batas untuk mewujudkan cita-cita,” ujar Luthfi.
Ia menegaskan, latar belakang bukan penghalang bagi mahasiswa untuk meraih cita-cita selama memiliki mimpi, keyakinan, dan kemauan untuk berusaha.
“Dengan mimpi, keyakinan, dan usaha, saya yakin the power of dream itu nyata. Karena itu, jangan pernah putus asa. Siapa pun kita dan dari mana pun kita berasal, kita memiliki kesempatan untuk menjadi apa pun yang kita cita-citakan,” tegasnya.
Kaprodi Dorong Mahasiswa Tentukan Cita-Cita
Baca Juga:
WD III Fakultas Syariah UIN Malang Buka LADEC Law Competition V, Puluhan Mahasiswa Siap Adu ArgumentasiKetua Prodi HTN Dr. Musleh Hary, M.Hum., menyambut mahasiswa baru sekaligus memperkenalkan arah pendidikan dan peluang pengembangan diri di Prodi HTN.
“Selamat datang mahasiswa baru di Program Studi Hukum Tata Negara. Kalian telah memilih program studi yang tepat dan insyaAllah siap mengantarkan kalian menjadi orang-orang yang sukses di masa depan,” kata Musleh.
Musleh menjelaskan, Prodi HTN yang berdiri sejak 2015 terus berkomitmen menghadirkan proses pembelajaran yang efektif. Lulusan HTN memiliki peluang berkarier di berbagai bidang, termasuk peradilan, pemerintahan, dan akademik, sesuai kompetensi serta persyaratan yang ditempuh.
Prodi HTN juga menyediakan program percepatan studi dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Pada semester enam, mahasiswa dapat mengikuti program magang sebagai sarana mengenal dunia kerja secara langsung.
“Mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara akademik, tetapi juga pengalaman dan wawasan tentang dunia profesional,” ujarnya.
Musleh berpesan agar mahasiswa mulai menetapkan cita-cita sejak awal perkuliahan dan aktif mengembangkan diri melalui kegiatan akademik maupun organisasi.
“Silakan aktif berorganisasi dan mengembangkan diri, tetapi jangan sampai kegiatan organisasi membuat kuliah tertinggal. Sejak awal masuk kuliah, kalian harus sudah memiliki cita-cita dan tujuan yang ingin dicapai. Buktikan bahwa kalian mampu meraihnya dengan sungguh-sungguh dalam belajar,” pesannya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk meningkatkan ibadah sebagai bagian dari proses pendidikan. Menurutnya, pendidikan di UIN Malang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu, tetapi juga pembentukan karakter melalui empat pilar, yakni kedalaman spiritual, keagungan akhlak, keluasan ilmu, dan kematangan profesional.
Wadek III Dorong Mahasiswa Manfaatkan Masa Kuliah
Wakil Dekan III Fakultas Syariah UIN Malang Dr. H. Miftahul Huda, S.H.I., M.H., mengatakan Open House penting untuk membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan suasana dan sistem perkuliahan sekaligus mengenal berbagai ruang pengembangan diri di kampus.
“Open House ini mengenalkan kehidupan kampus sekaligus membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan suasana dan sistem perkuliahan di lingkungan Fakultas Syariah,” ujar Miftahul Huda.
Ia mendorong mahasiswa memanfaatkan masa kuliah dengan sebaik-baiknya, termasuk membangun lingkungan pertemanan yang mendukung proses pengembangan diri.
“Kesuksesan Anda lima tahun ke depan dilihat dari apa yang dilakukan hari ini. Dengan siapa Anda berteman dan di mana lingkungan Anda berada, itu akan ikut menentukan proses perkembangan Anda,” pesannya.
Miftahul Huda juga mengingatkan mahasiswa agar mampu menyeimbangkan kegiatan akademik dengan organisasi. Menurutnya, organisasi dapat menjadi ruang untuk mengembangkan pengalaman, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan jejaring. Namun, tanggung jawab akademik tetap harus menjadi prioritas.
“Mahasiswa harus bisa membagi waktu dengan baik antara kuliah dan organisasi. Aktif berorganisasi penting untuk mengembangkan kemampuan dan pengalaman, tetapi kewajiban akademik juga harus tetap menjadi prioritas agar kuliah dapat diselesaikan tepat waktu,” katanya.
Ia juga mendorong mahasiswa memiliki target penyelesaian studi dan memanfaatkan waktu kuliah dengan baik.
“Mahasiswa harus punya target kapan selesai kuliah. Waktu empat tahun itu sangat pendek dan harus dimanfaatkan dengan baik. Belajar dengan serius dan istiqamah dalam beribadah. Sesibuk apa pun, jangan sampai meninggalkan salat lima waktu,” pesannya.
Miftahul Huda turut mengingatkan mahasiswa Fakultas Syariah untuk menjaga nama baik fakultas melalui prestasi dan perilaku selama menjalani perkuliahan. Ia menyebut prestasi akademik maupun nonakademik mahasiswa Fakultas Syariah terus berkembang, termasuk di bidang olahraga dan seni.
“Mahasiswa HTN juga banyak yang memiliki prestasi. Karena itu, teruslah berkarya dan manfaatkan berbagai kesempatan yang ada selama menjadi mahasiswa,” ujarnya.
Melalui Open House, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya memahami sistem perkuliahan dan lingkungan akademik, tetapi juga membangun jejaring, mengenal keluarga besar HTN, serta aktif mengembangkan potensi melalui berbagai kegiatan akademik dan kemahasiswaan.