KETIK, MALANG – Pemerintah Kota Malang menargetkan nilai investasi mencapai Rp3,3 triliun di tahun 2026. Target tersebut terus dikejar, mengingat hingga triwulan I tahun 2026 ini realisasi telah menyentuh angka Rp790 miliar. 

Kepala Disnaker PMPTSP Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, menjelaskan, capaian tersebut dinilai telah sesuai dengan target. 

"Sesuai target karena target kita Rp3,3 triliun itu akumulasi selama satu tahun," ujarnya, Kamis, 9 Juli 2026.

Saat ini Pemkot Malang masih menunggu akumulasi data capaian investasi di semester pertama dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Namun ia menargetkan hingga Juni 2026 ini Kota Malang dapat memenuhi setengah dari target investasi. 

"Target kita kan akumulasi satu tahun. Artinya paling tidak kita ya dapat setengahnya lah. Berarti Rp1,5 triliun," sebutnya. 

Baca Juga:
Los Society Malang: Rekomendasi Smoothie Tanpa Gula, Cocok untuk Menu Diet dan WFC Tenang!

Arif menjelaskan, salah satu pemasukan terbesar yang menyumbang investasi di Kota Malang ialah sektor perhotelan, khususnya hotel-hotel mewah. Tak hanya itu, usaha masyarakat dengan risiko menengah-tinggi juga menjadi perhatian. 

"Kalau per semester kemarin itu kan yang hotel mewah. Semester ini yang hotel bintang plus untuk risiko menengah dan tinggi. Triwulan 3 dan 4 nanti kita kumpulkan laporannya," tuturnya. (*)

Baca Juga:
Dibuka Rektor, Universitas Negeri Malang Jadi Tuan Rumah PEKSIMIDA Jawa Timur 2026