KETIK, MALANG – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa telah meresmikan 6 fasilitas pendukung di SMA Taruna Nala Malang, Kamis 20 Agustsu 2026. Dalam peresmian tersebut, Khofifah turut mendorong fasilitas yang ada mampu menjadi ruang bagi tumbuh kembang siswa.
Keenam item tersebut mulai dari perluasan rumah makan Masalembu, pembangunan UKS Gili Labak, Monumen Kapal Samudera Pratama, Masjid At-Tarbiyah, ruang belajar Arjuno dan Gunung Semeru.
"Mudah-mudahan seperti dengan ruang belajar, ini juga ruang interaksi yang bisa menguatkan harapan tercapainya cita-cita para siswa. Menjadi ruang tumbuh, pembangunan karakter, dan tentu integritas sebagai warga bangsa," ujarnya.
Menurutnya siswa-siswi di SMA Taruna Nala memiliki potensi yang luar biasa. Bahkan ia mendorong agar dilakukan pengecekan Talent DNA untuk mengetahui dan memetakan potensi dan keahlian masing-masing siswa.
Baca Juga:
Khofifah Hadiri Upacara HUT Kemerdekaan Ke-61 Singapura, Perkuat Kerja Sama Jatim-Singapura"Taruna Nala ini sebetulnya kenusantaraannya harus lebih kuat untuk bisa memaknai bagaimana sebetulnya nusantara yang kita punya. Ini adalah anak-anak yang memiliki potensi luar biasa. Menjaga Indonesia, nusantara, terutama dari sektor kemaritiman bahwa kita archipelagic state, negara kepulauan," katanya.
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur, Aries Agung Paewai menjelaskan pelengkapan sarana dan prasarana pendukung tersebut untuk menunjang proses pendidikan berbasis boarding school. Terlebih sarana UKS yang penting untuk menjaga kesehatan dan kondisi fisik para siswa.
"UKS ini salah satu penunjang di dalam proses program sekolah ketarunaan. Karena di sana mereka harus terjaga kesehatannya, terjaga tentu juga fisiknya. Nah, maka butuh UKS yang lengkap yang disesuaikan dengan standar boarding school," ungkapnya.
Baca Juga:
Jatim Raih Dua Penghargaan JDIH Nilai Sempurna! Gubernur Khofifah: Wujud Komitmen Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel dan TransparanIa menyebut Gubernur Khofifah juga mendorong agar kolaborasi bersama Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Malang turut terjalin untuk memenuhi kebutuhan obat-obatan, vitamin, dan lainnya.
"Kita harus ada kolaborasi, MoU bersama, sehingga kebutuhan akan obat-obatan maupun vitamin bisa terpenuhi di sini. Tidak perlu beli, tapi sudah ada kebutuhan yang dibeli oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang didistribusikan ke rumah sakit," tuturnya. (*)