KETIK, SURABAYA – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) kembali menggelar pameran GIIAS 2026 yang di Grand City Surabaya, mulai 26-30 Agustus 2026.

Sekretaris I Gaikindo, Eddy Sumedi dalam konferensi pers mengatakan, industri otomotif pada beberapa tahun terakhir mengalami kenaikan yang signifikan.

"Pencapaian (Industri) otomotif di Jawa Timur dalam kurun waktu beberapa tahun belakang ini memberikan kontribusi sekitar 9,1 persen untuk periode Januari sampai Juli 2026," katanya.

Pertumbuhan ini, kata Eddy Sumedi mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya sebesar 8,8 persen. Data ini sejalan dengan data yang diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Februari 2026.

"Jawa Timur sebagai daerah dengan populasi kendaraan bermotor terbesar, mencapai hampir 6 juta unit kendaraan. Termasuk mobil penumpang dan kendaraan roda dua," sambungnya.

Baca Juga:
GIIAS 2026 Resmi Berakhir, Sukses Jadi Panggung Debut 37 Kendaraan dan 10 Merek Baru

Melihat lonjakan tersebut, maka dari itu Gaikindo melalui GIIAS menyelenggarakan pameran kota kedua Surabaya. 

Project Director GIIAS The Series 2026, Abiyoso Wietono menambahkan, dengan melihat tingginya konsumen terhadap industri otomotif. Pihaknya menambah lokasi pameran lebih besar daripada sebelumnya.

"Tahun ini (lokasi GIIAS) kami lebih besar 15 persen dibandingkan tahun lalu. Kami menambah areanya menjadi 2.000, dimana yang tadinya 13.000 di tahun ini menjadi 15.000," ungkapnya.

Harapannya dengan bertambahnya area pameran, dapat mengakomodasi pada pengunjung untuk menyaksikan produk-produk yang dipamerkan dengan lebih maksimal.

Baca Juga:
GIIAS 2026 Resmi Dibuka, Jadi Pameran Otomotif Terbesar setelah China

"Tahun ini akan hadir 37 produk, mulai dari passenger car, commercial vehicle dan juga motorcycle. Itu belum supporting industry. Jadi ini meningkat 23 persen dibandingkan tahun lalu dan juga meningkat dua kali lipat dari GIIAS Surabaya tahun lalu," ungkapnya.

Produk-produk otomotif yang dipamerkan pada GIIAS 2026, kata Abiyoso juga beragam, mulai dari produk asal Jepang, China hingga Amerika Serikat. (*)