KETIK, TULUNGAGUNG – Kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, ditutup dengan pertandingan final sepak bola Gala Desa yang berlangsung meriah. 

Digelar di Lapangan Pema Ngunut pada Minggu, 11 Oktober 2026, laga puncak ini mempertemukan kesebelasan Desa Pulosari melawan Desa Kaliwungu.

Pertandingan bergengsi tersebut disaksikan langsung oleh ribuan penonton dan penggila bola yang memadati area lapangan. 

Turut hadir dalam kesempatan ini Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, Camat Ngunut, Kapolsek, Danramil, serta Kepala Desa Pulosari dan Kepala Desa Kaliwungu yang hadir untuk memberikan dukungan langsung kepada tim kebanggaan masing-masing.

Laga final berjalan sengit dan penuh gengsi. Setelah bermain ketat hingga waktu normal berakhir, penentuan juara harus dilanjutkan melalui drama adu penalti. Kesebelasan Desa Pulosari akhirnya keluar sebagai juara setelah tampil lebih tenang dan unggul dalam babak adu penalti melawan Desa Kaliwungu.

Baca Juga:
Usai Gala Desa Ngunut, CEO Sinar Papua Puji Potensi Lokal dan Titip Harapan Pembenahan Stadion ke Pj Bupati Tulungagung

Kepala Desa Pulosari, Hari Cahyono, S.A.P., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kemenangan tim sepak bola desanya.

"Atas kemenangan tim kesebelasan Desa Pulosari, jelas ini membuktikan bahwasanya kita menjadi pemain yang baik. Setelah juara di Piala Bupati Tulungagung, hari ini kita bisa mempertahankan di lokal Kecamatan Ngunut," ujar Cahyo.

"Semoga ke depan persepakbolaan di Kecamatan Ngunut lebih baik lagi," ujar Kepala Desa Pulosari saat ditemui awak media usai pertandingan.

Turnamen Gala Desa ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dan perayaan kemerdekaan semata, tetapi juga wadah untuk mempererat silaturahmi serta mencari bibit-bibit unggul pesepak bola lokal di wilayah Kecamatan Ngunut. (*)

Baca Juga:
Beralih Jadi Produser, Lionel Messi Rilis Serial Film Anak-Anak