KETIK, MALANG – Mencegah potensi antrean panjang pembelian BBM, Polresta Malang Kota memperketat pengawasan di 25 SPBU. Pihak kepolisian memastikan stok BBM dalam kondisi aman dan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying. 

"Jadi, kami melaksanakan pemantauan intensif di 25 SPBU se-Kota Malang untuk memastikan pelayanan berjalan normal, antrean tetap tertib, serta mengantisipasi dampak terhadap kelancaran lalu lintas," ujar Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Danang Setiyo Pambudi usai berkeliling melakukan pemantauan di SPBU, Minggu, 18 Oktober 2026. 

Kombes Pol Danang menyampaikan bahwa seluruh personel di lima Polsek jajaran (Blimbing, Lowokwaru, Klojen, Sukun, dan Kedungkandang) telah diterjunkan untuk memantau SPBU di wilayah masing-masing.

Berdasarkan hasil pemantauan di beberapa lokasi, seperti SPBU di Jalan Letjen S. Parman, Jalan Raden Panji Suroso, Jalan Raden Intan, dan Jalan Ki Ageng Gribig, antrean kendaraan terpantau masih dalam batas wajar. Selain itu, personel yang dikerahkan siap membantu mengatur arus lalu lintas jika terjadi kepadatan di sekitar SPBU.

"Lewat pemantauan ini, kami ingin memastikan kondisi riil di lapangan seperti apa," tambahnya.

Baca Juga:
Kapolresta Malang Kota Pimpin Minggu Kasih di Gereja Katedral Ijen, Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Personel Polresta Malang Kota saat melakukan pemantauan di seluruh SPBU di Kota Malang, Minggu, 18 Oktober 2026. (Foto: Polresta Malang Kota)

Kepolisian meminta masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan mematuhi tata cara mengantre agar tidak memicu gangguan layanan yang dapat memperlama proses transaksi. 

Masyarakat juga diimbau tidak panic buying karena Pertamina telah menambah suplai BBM untuk Kota Malang dari 340 kiloliter menjadi 407 kiloliter per hari.

"Koordinasi dengan Pemkot dan Pertamina terus dilakukan, agar distribusi sesuai kebutuhan masyarakat," tandasnya.(*)

Baca Juga:
Pacu Hujan di Malang, 800 Kg Garam Disemai ke Awan