KETIK, MALANG – Universitas Negeri Malang (UM) mendapatkan kunjungan dari 10 mahasiswa program Sea Teacher Batch 11 dari St. Mary’s College of Tagum, Filipina, pada Senin, 14 September 2026 di Aula Graha Rektorat Lantai 9 UM.
Kegiatan ini memperkuat UM untuk menjadi kampus dengan jejaring kerja sama internasional yang luas, sekaligus memberikan pengalaman akademik dan praktik mengajar bagi mahasiswa calon pendidik dalam konteks pendidikan Indonesia.
Kegiatan ini diawali dengan pengenalan profil dan lingkungan akademik UM, kemudian dilanjutkan dengan sesi perkenalan para peserta Sea Teacher. Dalam program ini, 10 mahasiswa asal Filipina tersebut mendapatkan pengalaman mengajar di beberapa sekolah laboratorium UM, yakni TK Lab UM, SD Lab UM, dan SMP Lab UM.
Wakil Rektor IV UM, Prof. Dr. Ahmad Munjin Nasih, S.Pd., M.Ag., menyambut baik kehadiran para mahasiswa asal Filipina tersebut. Ia berharap program tersebut bisa menjadi ruang belajar dan mendapatkan pengalaman akademik sekaligus mengenal lingkungan pendidikan di Indonesia.
“Mulai hari ini hingga Oktober nanti, kalian adalah bagian dari Universitas Negeri Malang. Kalian akan mendapatkan pengalaman mengajar serta mengikuti kegiatan perkuliahan di sini. Melalui program ini, kita tidak hanya mencetak generasi yang kompeten secara profesional, tetapi juga saling belajar satu sama lain,” ujar Prof. Munjin.
Baca Juga:
Gelar LAPP Penerima Beasiswa BIB, UIN Malang Siapkan Mahasiswa Tembus Akademik GlobalIa menyampaikan bahwa pengalaman yang diperoleh selama mengikuti program di UM diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa dan menjadi pengalaman berkesan dalam memahami praktik pendidikan di lingkungan yang berbeda.
Program Sea Teacher tidak hanya menjadi sarana pertukaran pengalaman di bidang pendidikan, tetapi juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk memahami praktik pembelajaran dengan budaya dan lingkungan yang berbeda.
Interaksi civitas akademika UM mampu meningkatkan wawasan dan kompetensi calon pendidik dalam menghadapi lingkungan pendidikan yang semakin global.
Salah satu mahasiswa asal Filipina, Jay Kylle G Jose menyampaikan antusiasmenya dalam mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan jika para mahasiswa sangat senang memperoleh kesempatan untuk mengasah keterampilan mengajar secara langsung.
Baca Juga:
UIN Malang Gandeng OJK, BI Malang, dan LPS Gelar Kuliah Perdana Malang Mbois, Berikan Ilmu Finansial Sehat pada Maba“Kami sangat senang dapat belajar langsung bagaimana mengembangkan dan menerapkan kurikulum di kelas. Pengalaman praktik mengajar di lingkungan baru dengan budaya yang hangat ini sungguh luar biasa. Ini bukan sekadar pertukaran mahasiswa biasa, melainkan wadah nyata untuk menempa kapasitas kami sebagai calon pendidik profesional,” tuturnya.
Kunjungan mahasiswa Sea Teacher di UM turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Bermutu (Quality Education) melalui peningkatan akses terhadap pengalaman pembelajaran, praktik mengajar, dan pengembangan kompetensi calon pendidik.
Program ini juga sejalan dengan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kolaborasi pendidikan antara UM dan St. Mary’s College of Tagum.
Selain memberikan pengalaman akademik mahasiswa internasional, program tersebut juga memberikan ruang bertukar pengetahuan dan praktik pendidikan antara Indonesia dan Filipina.
Kolaborasi lintas negara ini juga diharapkan dapat memperkuat kapasitas calon pendidik sekaligus mendukung pengembangan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat global.
Melalui program Sea Teacher, UM terus berkomitmen untuk memperluas ruang kolaborasi akademik internasional dan berperan kuat yang selalu meningkatkan perkembangan pendidikan dan kompetensi pendidik di tingkat regional.
Kehadiran mahasiswa dari Filipina juga menjadi bagian dari upaya UM membangun lingkungan akademik yang semakin terbuka terhadap pertukaran pengetahuan, budaya, dan pengalaman pendidikan antarnegara.(*)