KETIK, HALMAHERA SELATAN – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan memperluas langkah penguatan sumber daya manusia dan pelayanan kesehatan melalui kerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat tenaga medis sekaligus membuka peluang peningkatan kualitas SDM daerah dalam jangka panjang.
Berdasarkan keterangan resmi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang dihimpun Minggu 16 Agustus 2026, kerja sama tersebut telah ditandai melalui penandatanganan di Ruang Sidang Utama UIN Jakarta pada Senin 10 Agustus 2026. Agenda itu mempertemukan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dengan jajaran pimpinan universitas serta Fakultas Kedokteran UIN Jakarta.
Hadir Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Ahmad Tholabi, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Din Wahid, Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba, Kepala Dinas Kesehatan Halsel Asia Hasyim, Sekretaris Bapperida Halsel Martha Hadinata, serta Dekan Fakultas Kedokteran Dr. dr. Achmad Zaki bersama jajaran sivitas akademika.
Bagi Bassam, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi salah satu jalan untuk menjawab tantangan wilayah kepulauan, terutama ketika kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas belum sepenuhnya mudah dijangkau masyarakat.
“Kabupaten Halmahera Selatan yang saat ini menjadi kabupaten yang ada di Indonesia Timur dan cukup kesulitan untuk mendapatkan akses pendidikan yang baik,” kata Bassam, sebagaimana dikutip dari situs resmi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Kerja sama itu tidak dipandang sekadar sebagai hubungan kelembagaan. Pemkab Halsel ingin menjadikan kampus sebagai salah satu mitra strategis dalam menyiapkan generasi daerah yang memiliki kapasitas lebih baik untuk menjawab kebutuhan pembangunan.
“Khususnya UIN Syarif Hidayatullah untuk kemudian mendorong perkembangan sumber daya manusia yang ada di Kabupaten Halmahera Selatan,” tutur Bassam.
Gayung bersambut. Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar menyambut kolaborasi tersebut sebagai langkah yang memiliki nilai strategis. Ia menempatkan keberlanjutan kualitas manusia sebagai fondasi yang menentukan kemampuan suatu daerah menghadapi perubahan.
“Kerja sama ini jadi bagian penting, yang paling penting bagaimana kita menyiapkan SDM. Karena SDM perlu regenerasi, jika tidak akan musnah dan tertinggal,” ujar Asep.
Sektor kesehatan menjadi salah satu titik utama yang hendak diperkuat. Kondisi geografis Halmahera Selatan sebagai wilayah kepulauan membuat ketersediaan tenaga kesehatan, fasilitas, dan jangkauan pelayanan menjadi bagian penting dalam skema kolaborasi dengan UIN Jakarta.
Dekan Fakultas Kedokteran UIN Jakarta Dr. dr. Achmad Zaki melihat terbukanya ruang nyata bagi fakultas yang dipimpinnya untuk hadir melalui kegiatan akademik dan pengabdian. Skema tersebut dapat dikembangkan sesuai kebutuhan daerah sehingga hasilnya menyentuh masyarakat secara langsung.
“Dapat berkontribusi untuk Pemda Halmahera Selatan, dukungan dapat diformalisasikan, agar dapat berkontribusi langsung,” jelas Zaki.
Kolaborasi juga membuka ruang pada bidang penelitian kesehatan komunitas hingga pengembangan pendidikan kedokteran spesialis. Perhatian terhadap penelitian dan program spesialis paru turut menjadi bagian yang disebut dalam publikasi UIN Jakarta mengenai kerja sama tersebut.
Bagi Pemkab Halsel, sasaran akhirnya lebih konkret: daerah harus memiliki jumlah dan kualitas tenaga medis yang semakin memadai. Kehadiran dokter umum maupun tenaga profesional lainnya dinilai penting agar bentang geografis kepulauan tidak terus menjadi hambatan masyarakat mendapatkan pelayanan.
Bassam menegaskan bahwa penandatanganan kerja sama dengan Fakultas Kedokteran UIN Jakarta diarahkan untuk memperbesar kapasitas tenaga medis sekaligus memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat Halmahera Selatan.
“Hari ini kami melaksanakan PKS dengan Fakultas Kedokteran UIN Jakarta untuk mendorong agar sumber daya manusia atau tenaga medis Kabupaten Halmahera Selatan yang hari ini dokter umum dan dokter profesional di Maluku Utara khususnya di Kabupaten Halmahera Selatan bisa lebih memadai lagi dan mampu memberikan akses pelayanan kesehatan yang lebih baik di Kabupaten Halmahera Selatan yang depan,” tutup Bassam.
