KETIK, BREBES – Dalam upaya memperkuat mesin partai dan memastikan kualitas kepemimpinan di tingkat akar rumput, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyelenggarakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bagi calon pengurus tingkat kecamatan, Minggu 19 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung satu hari dengan dibagi 2 season yaitu pagi dan siang ini diikuti oleh ratusan kandidat yang akan mengisi posisi strategis di 17 kecamatan di Kabupaten Brebes di kantor DPC PDIP jalan Taman Siswa Brebes ini panitia menerapkan metode berbasis digital/online.
Proses seleksi ini merupakan bagian dari rangkaian konsolidasi internal partai pasca Konferensi Cabang di Semarang pada akhir Desember 2025 yang lalu guna menyongsong agenda politik mendatang.
Wakil ketua DPC Bidang Bappilu legislatif dan eksekutif, Larendra restu Gusti Arrasyid menyatakan bahwa uji kelayakan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah krusial untuk mengukur kapasitas, loyalitas, dan komitmen para kader.
"Kami ingin memastikan bahwa mereka yang duduk di kepengurusan kecamatan memiliki integritas tinggi dan mampu menerjemahkan program partai langsung ke masyarakat. Pengurus kecamatan adalah ujung tombak kami," ujarnya.
Beberapa poin utama dalam pengujian ini meliputi visi misi, strategi pengembangan partai di wilayah masing-masing. Kapasitas managerial, Kemampuan mengelola organisasi dan menggerakkan kader di tingkat desa/kelurahan.
Loyalitas, rekam jejak jejak perjuangan dan komitmen terhadap garis komando partai dan pemahamanpersoalan ditrngah masyatakat.
Ketua Bapilu DPC PDIP Brebes, Suntoro menegaskan tes berbasis digital/online ini untuk menghadapi tantang jaman.
"Jadi sekarang ini menghadapi tantangan zaman kita suguhkan tes berbasis digital, harapan kami agar kader kader terpilih yang terbaik lebih berkualitas baik didunia digital atau ditengah masyatakat, " ujar Suntoro kepada Ketik.com.
Suntoro menyebutkan para peserta banyak dari berbagai latarbelakabg, baik dari mantan Kepala Desa, PNS, Tokoh masyarakat.
"Jadi PDIP adalah partai terbuka, partai yang menerima dari segala komponen, dan Alhamdulilah para tokoh tokoh betpotensi ini masuk di jajaran kepengurusan PDI Perjuangan, semoga PDIP Semakin solid dan kuat"," ujarnya.
PDI Perjuangan tercatat tengah menggencarkan kegiatan serupa di berbagai daerah, Hal ini menunjukkan tren partai politik yang mulai memanaskan mesin organisasinya dengan menata struktur kepengurusan secara profesional dan akuntabel.
Hasil dari fit and proper test ini nantinya akan menjadi dasar bagi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) maupun Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk menetapkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan yang sah.
Diharapkan dengan pengurus yang baru, partai dapat bergerak lebih efektif dalam menyerap aspirasi warga.(*)
