Jalan Jagalempeni - Tegalgandu Mulus, Petani dan UMKM Wanasari Brebes Rasakan Dampak Ekonomi

8 Juli 2026 20:55 8 Jul 2026 20:55

Makroni, Al Ahmadi

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Jalan Jagalempeni - Tegalgandu Mulus, Petani dan UMKM Wanasari Brebes Rasakan Dampak Ekonomi

Suasana sore warga melintasi jalan penghubung Desa Jagalempeni–Desa Tegalgandu, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, yang kini telah mulus beraspal. Infrastruktur baru tersebut mempermudah akses petani ke lahan, meningkatkan omzet pedagang, sekaligus menjadi ruang berkumpul baru bagi masyarakat. (Foto: Makroni/ketik.com)

KETIK, BREBES – Senyum sumringah terpancar dari wajah para warga setelah akses jalan penghubung antardesa di Desa Jagalempeni - Tegalgandu Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jalan yang dulunya rusak parah kini telah mulus beraspal.

Pembangunan infrastruktur ini langsung mendapat apresiasi tinggi dan ucapan terima kasih dari berbagai lapisan masyarakat yang merasakan dampak positifnya secara langsung.

Bagi para petani, jalan baru ini menjadi berkah luar biasa. Sakuri (49) salah seorang petani bawang setempat, mengaku sangat gembira dengan perubahan total kondisi jalan tersebut.

Menurut Sakuri, sebelum diperbaiki, akses menuju lahan pertanian sangat menyulitkan dan memakan waktu lama. Kini, aktivitas angkut pupuk dan hasil panen menjadi jauh lebih lancar.

"Sekarang kalau pergi ke sawah jauh lebih nyaman dan mudah. Naik motor membawa perlengkapan bertani sudah tidak khawatir jatuh lagi. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah yang sudah mendengarkan keluhan kami selama ini," ujar Sakuri gembira. Rabu, 8 Juli 2026.

Dampak ekonomi juga langsung dirasakan oleh sektor UMKM. Kehadiran jalan mulus ini secara tidak langsung menciptakan pusat keramaian baru yang mendongkrak pendapatan pedagang setempat.

Abdul Rojak, seorang pedagang jajanan keliling menyebutkan bahwa omzet penjualannya meningkat drastis sejak proyek pengaspalan selesai. Jalan tersebut kini bertransformasi menjadi lokasi favorit baru bagi masyarakat sekitar.

"Alhamdulillah, sejak jalannya mulus, omzet penjualan meningkat tajam. Sepanjang sisi jalan ini sekarang jadi tempat favorit warga untuk jalan-jalan sore. Suasana jadi ramai dan dagangan saya cepat laku. Terima kasih banyak untuk pembangunan jalan ini," ungkap Abdul Rojak.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, jalan baru yang menghubungkan dua desa ini tidak hanya memperlancar mobilitas ekonomi, tetapi juga menjadi ruang sosial baru bagi publik.

Pada sore hari, area ini berubah menjadi sangat hidup. Tampak warga sekitar, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, duduk-duduk santai menikmati pemandangan senja di sisi jalan.

Kehadiran lapangan sepak bola dan gedung KDMP yang berada tepat di tepi jalan membuat kawasan ini semakin ramai dan dinamis.

Infrastruktur yang memadai terbukti tidak hanya membangun akses fisik, tetapi juga menghidupkan interaksi sosial dan kebahagiaan warga desa.

Plt Camat Wanasari Eko Purwanto, menanggapi positip dampak tersebut, menurutnya ini bukti pemerintah hadir dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, " Pertama tentu kami sampaikan terima kasih kepada Bupati  dan Wakil Bupati atas dibangunnya jalan tersebut, ini menunjukan bahwa pemerintah hadir dan peduli kepada masyarakat, pesan kami jaga dan rawat baik baik jalan ittu,", ujarnya.

Diketahui, jalan penghubung antar desa ini dibangun dari anggaran APBD II Kabupaten Brebes, Jalan yang dibangun sejak Maret hingga Juli yang dilaksanakan oleh CV Fhakrul Jaya ini menghabiskan anggaran sekitar 2 milyar lebih (*)

Tombol Google News

Tags:

Brebes Wanasari Jagalempeni Tegalgandu Infrastruktur Brebes Petani Bawang Umkm Pembangunan Brebes Brebes Wanasari Jagalempeni Tegalgandu Infrastruktur Jalan Apbd Brebes petani UMKM Ekonomi Masyarakat Berita Brebes