KETIK, BOJONEGORO – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro menggelar jalan sehat berhadiah dalam rangka memperingati Hari Palang Merah Sedunia 2026 di kawasan Car Free Day Alun-alun Bojonegoro, Minggu pagi, 24 Mei 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan dipadati peserta dari pengurus, anggota, relawan PMI, jajaran Forkopimda, hingga kepala dan pengurus puskesmas se-Kabupaten Bojonegoro.
Turut hadir dalam acara itu Bupati Bojonegoro H. Setyo Wahono, Wakil Bupati Bojonegoro Hj. Nurul Azizah, Kapolres Bojonegoro Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi, Kodim 0813 Bojonegoro, Dandim 0813/Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, Forkopimda, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Bojonegoro.
Selain jalan sehat, PMI Bojonegoro juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis dan donor darah bagi masyarakat yang hadir di area CFD.
Ketua PMI Kabupaten Bojonegoro Ninik Susmiati mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menguatkan semangat kemanusiaan di tengah masyarakat.
“PMI sebagai organisasi kemanusiaan memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah, khususnya pada kesiapsiagaan bencana, pelayanan kesehatan dan sosial, serta pembinaan generasi muda,” ujar Ninik dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, PMI Bojonegoro saat ini fokus pada empat pilar utama, yakni kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat, pelayanan kesehatan dan donor darah, pembinaan generasi muda, serta visi kemanusiaan internasional.
Menurut Ninik, Bojonegoro menjadi salah satu daerah di Jawa Timur yang telah memiliki program Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat). Program itu diperkuat melalui kerja sama PMI Jawa Timur dengan Korean Red Cross yang berlangsung sejak Desember 2025 hingga 2027.
“Di Jawa Timur baru ada lima kabupaten/kota yang memiliki Sibat, dan Bojonegoro termasuk di dalamnya,” katanya.
Tak hanya itu, PMI Bojonegoro juga tengah mempersiapkan sertifikasi CPOB atau Cara Pembuatan Obat yang Baik untuk Unit Donor Darah (UDD) PMI Bojonegoro.
“Insyaallah PMI Bojonegoro menjadi PMI kabupaten kelima di Jawa Timur yang memiliki sertifikat CPOB,” imbuhnya.
Ninik menambahkan, tema global Hari Palang Merah Sedunia tahun 2026 yakni “Bersatu Demi Kemanusiaan” menjadi semangat PMI untuk terus mengajak masyarakat meningkatkan solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama.
Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah mengapresiasi antusiasme masyarakat yang memadati kawasan alun-alun saat kegiatan berlangsung.
“Ini menandakan ada kolaborasi dan sinergi masyarakat dalam menggelorakan olahraga,” kata Nurul Azizah.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga berdampak positif terhadap geliat ekonomi para pedagang di area Car Free Day.
“Para pedagang menyampaikan senang sekali karena dagangannya alhamdulillah laris manis,” ujarnya.
Nurul Azizah juga mengajak masyarakat aktif mengikuti kegiatan donor darah PMI. Ia menegaskan bahwa setetes darah sangat berarti bagi keselamatan sesama.
“Dengan misi kemanusiaan ini, kita diajak peduli kepada sesama secara ikhlas. Setetes darah sangat berarti,” tuturnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pengundian berbagai hadiah doorprize, termasuk sepeda listrik yang disambut antusias peserta jalan sehat.(*)
