KETIK, ACEH BARAT DAYA – Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar kegiatan Ekspose Data Penataan Akses Reforma Agraria Fase I Tahun 2026 di Ruang Rapat Kantor Desa Cot Seumantok, Kecamatan Babahrot, Jumat (17/7/2026) lalu.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat pelaksanaan Reforma Agraria melalui penataan akses bagi masyarakat penerima manfaat.

Kegiatan tersebut dihadiri Koordinator BPP Babahrot, Nasrul, Keuchik Desa Cot Seumantok, tokoh masyarakat, serta warga yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.

Dalam kegiatan itu, peserta memperoleh pemaparan mengenai hasil pendataan serta rencana penataan akses Reforma Agraria yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan akses terhadap permodalan, pendampingan usaha, pemasaran, hingga pengembangan potensi ekonomi lokal.

Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantor Pertanahan Abdya, Rafi Nur Abidin, mengatakan bahwa ekspose data merupakan tahapan penting untuk memastikan data yang digunakan benar-benar akurat dan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Baca Juga:
Operasi Bibir Sumbing Gratis Buka Harapan Baru bagi Belasan Pasien di Nagan Raya

"Melalui kegiatan ekspose ini, kami ingin memastikan seluruh data Penataan Akses Reforma Agraria Fase I Tahun 2026 telah sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Masukan dari pemerintah desa dan masyarakat sangat penting agar program Reforma Agraria dapat berjalan tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Rafi dalam pernyataannya kepada Ketik, Senin (20/7/2026).

Ia menambahkan, keberhasilan program Reforma Agraria tidak hanya bergantung pada legalisasi aset, tetapi juga pada keberhasilan penataan akses yang mampu mendorong masyarakat mengembangkan potensi ekonomi secara berkelanjutan.

"Sinergi antara Kantor Pertanahan, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan program ini. Kami berharap hasil dari penataan akses ini dapat membuka peluang usaha, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat perekonomian masyarakat desa," tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun kesamaan pemahaman antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pelaksanaan Reforma Agraria, sehingga program yang dijalankan mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Abdya. (*)

Baca Juga:
Utamakan Keselamatan, Satlantas Polres Abdya Tertibkan Antrean Kendaraan di SPBU