KETIK, BATU – Wali Kota Batu, Nurochman menyampaikan, bahwa seni rupa memiliki peran strategis dalam membentuk identitas Kota Batu.
Menurutnya, seniman merupakan bagian penting dalam ekosistem Kota Batu, bukan hanya sebagai pencipta karya, tetapi juga sebagai sumber inspirasi bagi perkembangan sektor industri kreatif dan pariwisata.
“Karena itu, kami berharap agar Kenduri Rupa menjadi agenda tahunan yang dinanti-nantikan,” kata Cak Nur, Rabu, 23 April 2025.
Cak Nur menegaskan bahwa Pemkot Batu akan terus hadir untuk memberikan dukungan maksimal kepada para perupa. Sebab para seniman membutuhkan ruang yang luas untuk berkarya.
"Kami siap memfasilitasi mereka untuk terus melahirkan karya-karya luar biasa,” tegasnya.
Baca Juga:
Mantan Kepala UPT Pasar Among Tani Ajukan Pensiun Dini, Pemkot Batu Tunggu KlarifikasiPerlu diketahui, sebanyak 165 karya seni lukis dan seni rupa karya seniman Kota Batu mengikuti pameran di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani. Pameran bertajuk ‘Kenduri Rupa’ itu berlangsung mulai Sabtu 21 April hingga Minggu 27 April 2025.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardiyanto, menyampaikan bahwa event tersebut bisa menjadi agenda tahunan. Harapannya dapat menjadi ruang untuk berekspresi dan berkolaborasi membangun ekosistem seni rupa di Kota Batu.
"Kenduri Rupa ini diikuti seniman lintas. generasi mulai kelas Maestro, Perupa Pemula, Guru Seni hingga Pelajar Kota Batu yang memiliki bakat di bidang seni,” katanya.
Dalam Kenduri Rupa, Selain pameran juga akan dilakukan workshop seni rupa yang diikuti oleh peserta pelajar SMP, SMA, dan SMK se-Kota Batu.
Baca Juga:
Gelombang Pensiun ASN Pemkot Batu 2026, Jabatan Eselon II Siap Diisi Lewat SeleksiSeni lukis dan seni rupa yang disajikan tidak hanya menggunakan tinta tapi juga ada yang menggunakan media kreatif lain, seperti arang, pensil, karung, seni rupa ilusi dan lain-lain.
"Kami ingin memberikan ruang ekspresi sebagai bentuk sinergi, karena kita harus berkolaborasi," tegasnya.(*)