KETIK, BREBES – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Brebes siap memasuki babak baru. Setelah sukses menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) pada awal tahun ini, jajaran pengurus baru KORMI Brebes kini resmi dilantik untuk masa bakti 2026 - 2030.

Acara pelantikan yang berlangsung khidmat di Pendopo  Brebes, Rabu pagi 12 Agustus 2026, yang dibacakan oleh Ketua KORMI Provinsi Jawa Tengah, Edi Purwanto SPd,  Fajar Adi Widiarso, S.Hut, M.Si,  kembali dipercaya untuk menakhodai KORMI Kabupaten Brebes.

Kepercayaan yang kembali diberikan kepada Fajar ini menjadi modal kuat untuk melanjutkan tren positif pembinaan olahraga rekreasi dan tradisional di Kota Bawang.

Saat ditemui usai pelantikan, Fajar Adi Widiarso mengungkapkan bahwa fokus utama kepengurusan periode baru ini adalah memperkuat sinergi dengan seluruh Induk Organisasi Olahraga (INORGA) yang bernaung di bawah KORMI.

"Kami berkomitmen untuk langsung menancapkan gas setelah pelantikan nanti. Fokus kami adalah memperluas jangkauan olahraga masyarakat hingga ke tingkat desa, serta menyelaraskan program kerja KORMI dengan visi pembangunan Pemkab Brebes "Brebes Beres" di bawah kepemimpinan Bupati Hj Paramitha Widya Kusuma," ujar Fajar.

Sebagai kilas balik, pada periode sebelumnya, KORMI Brebes sukses menggebrak lewat berbagai program populer seperti Festival Olahraga Kabupaten (Forkab) hingga pencanangan gerakan "Satu Desa Satu Instruktur Senam" yang direncanakan hingga tahun depan terpenuhi hingga 300 orang intrukstur senam.

"Saat ini ada sekitar seratus instruktur senam yang akan nanti kita lanjutkan kurang lebih dua ratus lagi agar bisa terwujud Satu Desa Satu Instruktur Senam agar bisa menggelorakan semangat budaya olahraga di masyarakat untuk hidup sehat, bugar, dan tentunya bahagia," kata Adi.


"KORMI di sini sejalan dengan program pemerintah Kabupaten Brebes yang masih terus berjalan yaitu terkait dengan program Satu Desa Satu Intrukstur, Kemudian pelestarian olahraga tradisional, karena kita juga sedang mewujudkan ada salah satu olahraga tradisional asli Kabupaten Brebes yang akan kita gaungkan dan nanti akan kita narasikan dalam bentuk ensiklopedia agar benar-benar tahu masyarakat Kabupaten Brebes punya kebanggaan olahraga tradisional yaitu umpak bambu," lanjutnya.

Adi berharap pelantikan ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, melainkan menjadi momentum kebangkitan olahraga rekreasi di Brebes demi mewujudkan masyarakat yang sehat, bugar, gembira, dan produktif.

Sementara itu Bupati Brebes, Paramitha Widyakusuma melalui Wakil Bupati Brebes, Wurja SE berharap KORMI menjadi rumah besar wadah olah raga tradisional Brebes. Ia berharap KORMI bergerak bersama untuk "Brebes Beres".

"Kami berharap Kormi memjadi rumah besar bagi olah raga masyarakat, kami ingin KORMI semakin berkolaborasi, manfaatkan juga medsoss, jadikan brebes sehat, Marilah kita bergerak bersama untuk brebes beres," kata Wurja SE. (*)

Baca Juga:
Pengurus Kormi Jember 2025–2030 Dikukuhkan, Gus Fawait Minta Setiap Event Berdampak pada Ekonomi Daerah
Baca Juga:
KORMI Kabupaten Blitar Resmi Dilantik, Siap Perluas Gerakan Olahraga hingga Tingkat Desa