KETIK, ACEH SINGKIL – Kabar baik datang bagi masyarakat Kabupaten Aceh Singkil. Pemerintah Aceh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh telah menuntaskan proses tender dua paket pembangunan jalan provinsi yang berada di Kecamatan Kuala Baru dan Kecamatan Singkil.

Rampungnya proses tender tersebut menjadi langkah awal percepatan pembangunan infrastruktur jalan yang selama ini dinantikan masyarakat untuk mendukung konektivitas dan kelancaran mobilitas antarwilayah di Aceh Singkil.

Paket pertama adalah pembangunan Ruas Jalan Batas Aceh Selatan–Kuala Baru–Singkil–Telaga Bakti yang berada di wilayah Kecamatan Kuala Baru.

Proyek tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp20,155 miliar.

Berdasarkan hasil tender, pekerjaan tersebut akan dilaksanakan oleh PT Gunung Agung Mandiri.

Baca Juga:
LMND Desak Pemkab Aceh Singkil Pasang Traffic Light di Tikungan Depan Pendopo Bupati

Sementara itu, paket kedua berupa peningkatan Ruas Jalan Batas Aceh Selatan–Kuala Baru–Singkil–Telaga Bakti yang berada di kawasan Ujung Bawang, Kecamatan Singkil. Proyek senilai Rp6,35 miliar itu dimenangkan oleh CV Kuta Raja Lestari.

Dengan selesainya tahapan tender, kedua proyek kini memasuki fase persiapan pelaksanaan pekerjaan. Pemerintah berharap pembangunan fisik dapat segera dimulai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Bupati Aceh Singkil H. Safriadi Oyon, SH menyambut baik selesainya proses tender tersebut. Ia menilai pembangunan ruas jalan tersebut merupakan salah satu kebutuhan mendesak masyarakat yang selama ini terus diperjuangkan pemerintah daerah kepada Pemerintah Aceh.

"Alhamdulillah, proses tender telah selesai. Ini merupakan kabar yang sangat menggembirakan bagi masyarakat Aceh Singkil, khususnya masyarakat Kuala Baru dan Ujung Bawang," kata Oyon, Senin, 22 Juni 2026.

Baca Juga:
Usulan Singkil-Subulusaalam Satu Dapil Semakin Kuat, Ketua MAA: Hubungan Sosial Kultural Sangat Mendukung

Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dan masyarakat, Oyon menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Aceh dan Wakil Gubernur Aceh yang dinilai telah memberikan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur di daerahnya.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Aceh dan Bapak Wakil Gubernur Aceh atas perhatian dan dukungannya terhadap pembangunan infrastruktur di daerah kami," ujarnya.

Menurut Oyon, keberadaan jalan yang baik akan berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta membuka akses yang lebih mudah bagi warga menuju pusat pelayanan publik.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan proyek tersebut agar dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan menghasilkan kualitas pekerjaan yang maksimal.

"Kami berharap seluruh masyarakat ikut mendukung pelaksanaan pembangunan ini agar berjalan baik dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat," katanya.

Meski dua proyek tersebut segera direalisasikan, Oyon menegaskan Aceh Singkil masih membutuhkan dukungan pembangunan dari Pemerintah Aceh maupun Pemerintah Pusat, terutama pada sektor infrastruktur, transportasi, konektivitas wilayah, dan pelayanan dasar masyarakat.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan menjadi salah satu kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir dan perbatasan.(*)