KETIK, MALANG – Persoalan penyimpanan kardus menjadi salah satu kendala yang dihadapi Bank Sampah Dusun Sempol, Desa Ardimulyo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Kardus hasil pengumpulan sampah warga selama ini hanya ditumpuk di sudut ruangan karena belum tersedia tempat penyimpanan yang memadai.
Kondisi tersebut membuat ruangan kurang rapi sekaligus meningkatkan risiko kardus rusak serta menjadi tempat munculnya hama seperti tikus dan ular. Melihat persoalan itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) turun tangan dengan menghadirkan solusi sederhana berupa rak besi.
Ide tersebut muncul setelah mahasiswa KKN Unikama berkoordinasi dengan pengelola Bank Sampah Dusun Sempol sekitar satu minggu sebelum pelaksanaan. Dari koordinasi itu diketahui kebutuhan utama pengelola adalah tempat penyimpanan yang lebih aman dan tertata.
“Dari koordinasi itu, kami tahu bahwa mereka sangat membutuhkan tempat penyimpanan yang rapi dan aman. Kardus yang tidak tertata rawan rusak dan mengganggu kebersihan,” ujar salah satu mahasiswa KKN Unikama yang terlibat dalam proyek ini.
Mahasiswa kemudian merancang rak besi dengan menyesuaikan dimensi ruangan serta kebutuhan penyimpanan kardus di bank sampah tersebut. Proses pengerjaan pun dilakukan secara cepat setelah material disiapkan.
Baca Juga:
Bupati Sanusi Resmikan RS Hermina Kepanjen, Layanan Kesehatan di Kabupaten Malang Kian Lengkap Pada 15 Agustus 2026, komponen besi yang telah dipotong dibawa ke Bank Sampah Dusun Sempol untuk dirakit. Berkat persiapan dan koordinasi yang matang, proses yang semula ditargetkan selesai dalam tiga hari justru dapat dipangkas menjadi dua hari.
Survei harga, pembelian material, hingga pemotongan besi berhasil diselesaikan dalam satu hari. Sehari berikutnya, mahasiswa melanjutkan perakitan sekaligus menyerahkan rak besi kepada pengelola Bank Sampah Dusun Sempol.
Kehadiran rak tersebut mendapat sambutan positif dari pengelola. Kardus yang sebelumnya menumpuk di sudut ruangan kini dapat disusun lebih rapi dan tidak banyak memakan tempat.
Dhukhon Soffa, selaku pengelola Bank Sampah Dusun Sempol, mengapresiasi bantuan mahasiswa KKN Unikama tersebut.
Baca Juga:
Cegah Gangguan Kamtibmas, Polres Malang Intensifkan Patroli Skala Besar“Semoga raknya bisa awet dan bermanfaat ya, Mas. Sekarang kardus bisa ditata rapi dan tidak memakan banyak tempat,” ujarnya.
Dengan adanya rak besi ini, pengelola dapat menata kardus secara lebih sistematis sekaligus mengurangi risiko kerusakan dan gangguan hama. Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN Unikama yang menghadirkan solusi langsung sesuai kebutuhan masyarakat di Dusun Sempol.(*)